Daftar beritaJajak pendapat CLARITY Act: 52% Mendukung, 70% Mengatakan AS Seharusnya Sudah Mengesahkan Legislasi Kripto
Bitcoin.com2026-05-10 17:34:40LINK

Jajak pendapat CLARITY Act: 52% Mendukung, 70% Mengatakan AS Seharusnya Sudah Mengesahkan Legislasi Kripto

ORIGINALCLARITY Act Poll: 52% Support, 70% Say US Should Have Passed Crypto Legislation
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯4811 kata
Pemilih menunjukkan dukungan luas terhadap CLARITY Act setelah Harrisx menemukan 52% mendukung rancangan undang-undang struktur pasar kripto tersebut setelah meninjau ringkasan kebijakan proposalnya, sementara 11% menentangnya. Survei tersebut juga menemukan 70% mengatakan Amerika Serikat seharusnya sudah mengesahkan undang-undang mata uang kripto yang jelas. Jajak Pendapat CLARITY Act: 52% Mendukung, 70% Mengatakan AS Seharusnya Sudah Mengesahkan Undang-Undang Kripto Poin-Poin Utama - Harrisx menemukan 52% pemilih mendukung CLARITY Act setelah meninjau ringkasan kebijakan RUU tersebut. - Kekhawatiran mengenai bursa kripto luar negeri meningkatkan dukungan terhadap pengawasan federal, perlindungan konsumen, dan kepemimpinan keuangan AS. - Regulasi mata uang kripto dapat memengaruhi keputusan pemungutan suara pemilihan paruh waktu 2026, terutama di kalangan pemilik kripto dan pemilih independen. Pemilih Mengaitkan Aturan Kripto dengan Kepemimpinan Keuangan AS Harrisx, sebuah firma riset opini publik dan jajak pendapat, merilis survei nasional pada 7 Mei yang menunjukkan dukungan luas pemilih terhadap Digital Asset Market Clarity (CLARITY) Act of 2025. Jajak pendapat tersebut menemukan 52% mendukung RUU tersebut setelah pemilih meninjau ringkasan kebijakan undang-undang tersebut, sementara 11% menentangnya. Harrisx menyurvei 2.008 pemilih terdaftar dari 1-4 Mei 2026, dengan margin kesalahan sebesar 2,2 poin persentase. Dukungan untuk CLARITY Act meluas di seluruh kelompok politik setelah pemilih meninjau ringkasan undang-undang tersebut. Partai Republik, Partai Demokrat, pemilih independen, dan calon pemilih paruh waktu semuanya mendukung RUU tersebut dengan selisih yang besar. Dukungan terkuat datang dari pemilik kripto, pemilih yang akrab dengan aset digital, dan responden yang sudah mengetahui tentang CLARITY. Kesadaran akan undang-undang tersebut secara keseluruhan masih terbatas, dengan 64% mengatakan mereka belum pernah mendengar tentang RUU tersebut sebelum survei. Sebanyak 14% lainnya mengatakan mereka sudah banyak mendengar, sementara 22% sudah mendengar sedikit. Survei tersebut mencatat: “52% mendukung CLARITY Act setelah deskripsi netral; 11% menentang. Dukungan bersifat bipartisan, dan kelompok tengah yang dapat dibujuk cukup besar.” Keakraban dengan aset digital masih belum merata, meskipun kepemilikan kripto telah menjadi relevan secara politik. Harrisx menemukan 39% pemilih akrab dengan aset digital dan teknologi blockchain, sementara 61% tidak. Namun, dua dari lima pemilih pernah membeli kripto di beberapa titik, dan 30% membeli kripto dalam setahun terakhir. Survei tersebut menemukan keakraban dan kepemilikan terkonsentrasi di kalangan pria dan pemilih di bawah 35 tahun. Secara terpisah, 70% mengatakan Amerika Serikat seharusnya sudah mengesahkan undang-undang mata uang kripto yang jelas, sementara 60% lebih memilih undang-undang federal daripada penegakan hukum kasus per kasus. Pesan Keamanan Nasional Mendorong Dukungan CLARITY Act Struktur pasar luar negeri menambah urgensi pada temuan tersebut. Hanya sepertiga pemilih yang tahu bahwa delapan dari 10 bursa mata uang kripto terbesar berbasis di luar Amerika Serikat. Setelah mengetahui hal itu, 46% mengatakan perdagangan kripto di luar pengawasan AS setidaknya agak bermasalah, sementara hanya 13% yang menyebutnya baik-baik saja atau bagus. CLARITY Act akan memperjelas apakah Securities and Exchange Commission (SEC) atau Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang mengawasi aset digital yang berbeda. RUU ini juga akan membuat aturan pendaftaran untuk bursa dan kustodian serta menetapkan standar perlindungan konsumen untuk industri aset digital. Laporan Harrisx menyatakan: “Mayoritas 70% mengatakan AS seharusnya sudah mengesahkan undang-undang mata uang kripto yang jelas, dan 62% mengatakan penting bagi AS untuk menetapkan aturan global bagi keuangan digital.” Keamanan nasional menempati peringkat sebagai argumen terkuat untuk mengesahkan undang-undang tersebut. Harrisx menemukan 56% pemilih mengatakan sistem pembayaran digital masa depan yang dibangun dan dikendalikan di luar Amerika Serikat akan melemahkan keamanan nasional AS. Lebih dari dua dari lima pemilih mengatakan stablecoin yang diterbitkan asing yang menjadi dominan akan melemahkan peran global dolar AS. Ketika ditanya argumen mana yang paling mendukung CLARITY, 23% memilih menjaga dolar dan sistem pembayaran
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (Bitcoin.com)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:177cf67904
Sumber:Bitcoin.com
Diterbitkan:2026-05-10 17:34:40
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:LINK
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Jajak pendapat CLARITY Act: 52% Mendukung, 70% Mengatakan AS Seharusnya Sudah Mengesahkan Legislasi Kripto | Feel.Trading