Daftar beritaMiliter AS mengonfirmasi "sedang menjalankan node Bitcoin"! Laksamana Komando Indo-Pasifik: Memanfaatkan mekanisme PoW untuk memperkuat pertahanan perang siber
動區 BlockTempo2026-04-22 17:26:31

Militer AS mengonfirmasi "sedang menjalankan node Bitcoin"! Laksamana Komando Indo-Pasifik: Memanfaatkan mekanisme PoW untuk memperkuat pertahanan perang siber

ORIGINAL美軍證實「正在運行比特幣節點」!印太司令部上將:利用 PoW 機制強化網路戰防禦
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1609 kata
Apakah Bitcoin resmi menjadi senjata keamanan nasional AS? Komandan Komando Indo-Pasifik AS, Laksamana Samuel Paparo, mengonfirmasi dalam sidang Senat pada tanggal 21 bahwa militer AS saat ini "sedang menjalankan node Bitcoin" untuk pengujian keamanan siber. Ia sangat memuji mekanisme Proof-of-Work (PoW) sebagai alat berharga yang dapat digunakan untuk "proyeksi kekuatan" dan meningkatkan biaya serangan peretas. (Konteks sebelumnya: Media pemerintah Iran merilis sinyal bahwa AS akan mencabut blokade laut, logam mulia dan Bitcoin melonjak, perang mungkin menuju gencatan senjata yang nyata) (Latar belakang tambahan: Laksamana bintang empat Komando Indo-Pasifik AS: Bitcoin adalah alat "proyeksi kekuatan" yang sejalan dengan kepentingan AS) Posisi strategis Bitcoin secara resmi telah melampaui aset keuangan Wall Street hingga ke garis depan pertahanan Pentagon. Pada 21 April 2026 waktu AS, Laksamana Samuel Paparo, Komandan Komando Indo-Pasifik AS, menghadiri sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat. Menanggapi pertanyaan Senator Tommy Tuberville mengenai "peran Bitcoin dalam persaingan geopolitik AS-Tiongkok", ia memberikan jawaban yang mengejutkan seluruh komunitas kripto dan kalangan keamanan nasional. Bom kejutan: Militer AS terjun langsung menjalankan node Bitcoin Laksamana Paparo untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi keterlibatan langsung militer AS dalam jaringan Bitcoin di sidang tersebut: "Kami memiliki node di jaringan Bitcoin (We have a node on the Bitcoin network)... Kami sedang melakukan serangkaian pengujian operasional, memanfaatkan protokol Bitcoin untuk mengamankan dan memperkuat keamanan jaringan." Ia menggambarkan Bitcoin sebagai "realitas (Bitcoin is a reality)" dan sangat menegaskan atribut khususnya sebagai "sistem transfer nilai peer-to-peer dan zero-trust". Berbeda dengan kebanyakan lembaga keuangan yang berfokus pada naik turunnya harga koin, militer AS melihat kriptografi dan teknologi blockchain yang mendasari Bitcoin. Paparo menunjukkan bahwa inti dari Bitcoin — mekanisme Proof-of-Work (PoW) — adalah "alat ilmu komputer yang sangat berharga". Ia percaya bahwa PoW tidak hanya dapat digunakan untuk "proyeksi kekuatan (power projection)", tetapi juga dapat memainkan peran pertahanan keamanan siber dengan meningkatkan biaya penyerang secara signifikan, dan di masa depan dapat diperluas secara luas ke dalam operasi siber ofensif dan defensif. JUST IN: 🇺🇸 US Admiral Paparo says the United States is running a Bitcoin node. "We have a node on the Bitcoin network…We're doing a number of operational tests to secure and protect networks using the Bitcoin protocol." pic.twitter.com/2nGHgbxHUM — Watcher.Guru (@WatcherGuru) April 22, 2026 Mengapa militer AS menjalankan node? Pengumpulan intelijen dan persaingan kekuatan besar Mengapa militer AS yang agung perlu menjalankan node penuh Bitcoin secara pribadi? Pakar keamanan nasional dan analis on-chain menunjukkan bahwa ini lebih merupakan bagian dari tata letak infrastruktur intelijen dan pertahanan AS, yang mengandung makna strategis yang mendalam: - Pengumpulan intelijen garis depan: Menjalankan node penuh Bitcoin memungkinkan militer AS untuk memantau lalu lintas jaringan secara langsung, menganalisis mempool, dan mengamati pola transaksi. Hal ini sangat penting untuk melacak bagaimana lawan menggunakan mata uang kripto untuk menghindari sanksi, atau melacak aliran dana ransomware. - Mekanisme "pemberian biaya" dalam perang siber: Pandangan Paparo sangat menggemakan teori "Softwar" yang sebelumnya diajukan oleh Mayor Angkatan Luar Angkasa AS, Jason Lowery, yaitu memanfaatkan karakteristik PoW yang mengonsumsi energi fisik dalam jumlah besar sebagai mekanisme pertahanan fisik terhadap ancaman siber. - Medan perang baru persaingan kekuatan besar: Sebagai komandan Komando Indo-Pasifik yang bertanggung jawab atas persaingan dengan Tiongkok, Paparo memasukkan Bitcoin ke dalam kategori "alat kekuasaan negara", yang menyiratkan bahwa AS sedang serius mempelajari cara merebut dominasi jaringan terdesentralisasi dalam perang teknologi di masa depan. Pernyataan dalam sidang ini dianggap oleh pihak luar sebagai "pertama kalinya" petinggi militer AS secara terbuka mendefinisikan Bitcoin sebagai aset strategis yang sangat relevan dengan keamanan nasional di gedung Kongres. Hal ini tidak hanya menumbangkan stereotip pemerintah masa lalu yang hanya memandang mata uang kripto sebagai alat pencucian uang, tetapi juga berarti bahwa Bitcoin telah secara resmi dimasukkan ke dalam cetak biru strategi militer AS dalam menghadapi konflik geopolitik.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (動區 BlockTempo)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset0 berita
Tidak ada peristiwa serupa yang ditemukan (memerlukan lebih banyak sampel data atau pencarian embedding, saat ini menggunakan pencocokan kata kunci MVP)
Informasi mentah
ID:1a7606dcea
Sumber:動區 BlockTempo
Diterbitkan:2026-04-22 17:26:31
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Militer AS mengonfirmasi "sedang menjalankan node Bitcoin"! Laksamana Komando Indo-Pasifik: Memanfaatkan mekanisme PoW untuk memperkuat pertahanan perang siber | Feel.Trading