Daftar beritaXRP Ke $10? Tesis Baru Menghubungkan CLARITY Act dengan Likuiditas XRPL Skala Bank
NewsBTC2026-05-12 10:30:41XRP

XRP Ke $10? Tesis Baru Menghubungkan CLARITY Act dengan Likuiditas XRPL Skala Bank

ORIGINALXRP To $10? New Thesis Links CLARITY Act To Bank-Scale XRPL Liquidity
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯3901 kata
Alasan untuk percaya Bagaimana Berita Kami Dibuat Kebijakan editorial ketat yang berfokus pada akurasi, relevansi, dan ketidakberpihakan Penafian iklan Morbi pretium leo et nisl aliquam mollis. Quisque arcu lorem, ultricies quis pellentesque nec, ullamcorper eu odio. Tesis pasar XRP baru sedang beredar menjelang markup Senat untuk CLARITY Act pada hari Kamis, 14 Mei 2026, pukul 10:30 ET, dengan anggota komunitas dan pengembang XRP Vincent Van Code berpendapat bahwa kejelasan regulasi dapat mengubah likuiditas XRPL dari narasi spekulatif menjadi struktur pasar institusional. Argumen ini berpusat pada apakah perlindungan hukum (safe harbor) untuk aset digital akan memungkinkan bank-bank besar dan jaringan pembayaran menggunakan pool likuiditas XRPL pada skala produksi. Dalam sebuah postingan di X, Van Code menggambarkan markup mendatang sebagai pemicu potensial untuk kasus penggunaan institusional XRP. Ia membingkai legislasi tersebut bukan sekadar tonggak kebijakan lainnya, melainkan sebagai lapisan hukum yang hilang bagi lembaga keuangan besar yang teregulasi untuk terlibat lebih langsung dengan infrastruktur penyelesaian on-chain. Mengapa XRP Membutuhkan $10 untuk Likuiditas XRPL Skala Bank “Pasar aset digital telah menghabiskan satu dekade dalam versi beta. Kamis ini, 14 Mei 2026, markup Senat CLARITY Act menyediakan API hukum terakhir bagi G-SIBs (Global Banks) untuk memindahkan triliunan dari akun Nostro statis ke XRPL. Dengan mengonversi 40B+ Escrow Ripple menjadi Protocol-Native Liquidity Pools (LPs), kita menyaksikan revaluasi struktural XRP dari token spekulatif menjadi High-Velocity Collateral.” Inti dari tesis ini adalah bahwa escrow XRP milik Ripple, yang lama dipandang oleh pelaku pasar sebagai kemungkinan sumber tekanan jual di masa depan, justru bisa menjadi cadangan likuiditas strategis jika digunakan ke dalam pool automated market maker. Van Code menyebut ini sebagai “the mechanical flip,” dengan berargumen bahwa XRP yang di-escrow dapat digunakan untuk menyuntikkan pool yang dalam bagi koridor institusional daripada sekadar masuk ke pasokan yang beredar melalui penjualan. Dalam skenarionya, CLARITY Act akan memberikan perlindungan hukum (safe harbor) yang diperlukan bagi bank untuk berinteraksi dengan likuiditas berbasis XRP Ledger. Ripple kemudian dapat menyetorkan antara 5 miliar hingga 10 miliar XRP dari escrow ke dalam pool seperti RLUSD/XRP, EURCV/XRP, dan JPY/XRP. Postingan tersebut berpendapat bahwa ini akan menciptakan basis likuiditas jembatan yang lebih dalam dan struktur pasar yang lebih kuat untuk transfer besar. “Selama bertahun-tahun, Escrow Ripple adalah bug ‘Tekanan Jual’. Di dunia pasca-CLARITY, itu menjadi Fitur Likuiditas. Pemicunya: CLARITY Act disahkan -> Bank mendapatkan Legal Safe Harbor.” Van Code mengaitkan tesis tersebut dengan empat koridor institusional yang menurutnya sudah terbentuk di sekitar arus penyelesaian yang kompatibel dengan XRPL. Ini termasuk RLUSD untuk perbendaharaan dolar AS dan aktivitas B2B, EURCV dari Societe Generale untuk penyelesaian institusional Eropa, koridor terkait JPY yang melibatkan SBI dan Kiraboshi, serta OUSG dari Ondo sebagai agunan yang menghasilkan imbal hasil (yield-bearing). Ia juga mengutip Mastercard dan Societe Generale sebagai contoh peserta yang sudah terhubung ke infrastruktur on-chain, dengan berargumen bahwa elemen yang hilang adalah kedalaman likuiditas, bukan konektivitas. Bagian paling agresif dari tesis ini adalah logika harganya. Van Code berpendapat bahwa penyelesaian skala bank memerlukan pool yang cukup besar untuk memproses transfer besar tanpa slippage yang material. Dalam contohnya, memindahkan $100 juta dalam satu blok dengan slippage kurang dari 0,1% akan memerlukan total nilai terkunci (TVL) sekitar $20 miliar. Asumsi tersebut mengarah pada skenario XRP $10 miliknya. Pada harga $1,47, ia berpendapat, pool utama akan memerlukan sekitar 18 miliar XRP, yang ia gambarkan sebagai tidak praktis secara matematis karena kendala likuiditas. Sebaliknya, pada harga $10, basis likuiditas yang sama hanya akan memerlukan sekitar 2,7 miliar XRP, tingkat yang ia anggap lebih berkelanjutan untuk penyebaran institusional. “Harga tidak mencapai $10 karena hype; harga mencapai $10 karena TVL harus berskala untuk menangani Volume Mastercard/Bank,” tulisnya. Pada saat berita ini diturunkan, XRP diperdagangkan pada $1,46.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (NewsBTC)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:1c82c6fb3d
Sumber:NewsBTC
Diterbitkan:2026-05-12 10:30:41
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:XRP
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
XRP Ke $10? Tesis Baru Menghubungkan CLARITY Act dengan Likuiditas XRPL Skala Bank | Feel.Trading