Daftar beritaGubernur BOK Korea Selatan Prioritaskan CBDC Digital Won dalam Pidato Kebijakan Pertama
Bitcoin.com2026-04-23 02:30:56

Gubernur BOK Korea Selatan Prioritaskan CBDC Digital Won dalam Pidato Kebijakan Pertama

ORIGINALSouth Korea BOK Governor Prioritizes Digital Won CBDC in First Policy Speech
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯4973 kata
Gubernur Bank of Korea yang baru, Shin Hyun-song, menggunakan pidato pelantikannya pada 21 April untuk menegaskan pendiriannya: masa depan uang digital negara tersebut berpusat pada central bank digital currency (CBDC) dan deposit tokens yang diterbitkan bank, bukan stablecoins swasta. Gubernur BOK Korea Selatan Memprioritaskan CBDC Digital Won dalam Pidato Kebijakan Pertama Poin-poin Utama: - Gubernur Bank of Korea (BOK) Shin Hyun-song, yang dilantik pada 21 April 2026, menjadikan CBDC dan deposit tokens sebagai inti dari pidato pelantikannya. - Project Hangang Phase 2, yang kini melibatkan 9 bank, menargetkan kasus penggunaan subsidi pemerintah senilai hingga 110 triliun won ($73 miliar). - Pengabaian Shin terhadap stablecoins dalam pidato pertamanya menandakan strategi digital won yang mengutamakan negara saat Korea Selatan merampungkan Digital Asset Basic Act. Project Hangang Phase 2 Menjadi Pusat Perhatian Saat Gubernur BOK Baru Menguraikan Rencana Digital Won Shin menjabat, menggantikan Rhee Chang-yong di awal masa jabatan empat tahun. Pidato kebijakan utama pertamanya tidak menyebutkan stablecoins berdenominasi won, sebuah pengabaian yang mencolok mengingat Korea Selatan sedang aktif memperdebatkan aturan stablecoin di bawah Digital Asset Basic Act yang tertunda. Posisi BOK, sebagaimana dirumuskan oleh Shin, berpusat pada model dua tingkat. Bank sentral menerbitkan wholesale atau hybrid CBDC. Bank komersial menerbitkan deposit tokens yang dapat dikonversi sepenuhnya dan dirancang untuk pembayaran serta penyelesaian sehari-hari. Tidak ada lapisan yang menyisakan ruang bagi alternatif yang diterbitkan secara swasta di puncak tumpukan tersebut. Shin menunjuk langsung ke Phase 2 dari Project Hangang, pilot digital won unggulan BOK, sebagai mekanisme untuk “meningkatkan kegunaan CBDC dan deposit tokens.” Phase 2 diluncurkan pada Maret 2026 dan sejak itu telah berkembang menjadi sembilan bank komersial utama. Pengujian transaksi dunia nyata sedang berlangsung, dengan potensi aplikasi termasuk penyaluran subsidi pemerintah senilai hingga 110 triliun won, sekitar $73 miliar. Phase 1 dari Project Hangang berfokus pada pengujian teknis digital won berbasis blockchain. Phase 2 beralih ke penggunaan terapan, mengeksplorasi uang yang dapat diprogram, alat kepatuhan regulasi, dan integrasi dengan infrastruktur pembayaran yang ada. Shin juga merujuk pada partisipasi BOK dalam Project Agora, inisiatif tokenisasi lintas batas yang dipimpin oleh BIS. Proyek ini mengeksplorasi platform multi-CBDC untuk pembayaran dan penyelesaian internasional yang lebih cepat. Bagi Shin, keterlibatan BOK dalam Agora terkait langsung dengan tujuan yang dinyatakan untuk memperluas peran won Korea dalam pembayaran digital global tanpa melonggarkan kontrol modal atau mengguncang sistem keuangan. Prioritas tambahan dalam pidato tersebut mencakup perdagangan valuta asing 24 jam, sistem penyelesaian won lepas pantai, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap pasar kripto dan lembaga keuangan non-bank. Shin mengatakan BOK akan mengejar kebijakan moneter yang “hati-hati dan fleksibel” sepanjang masa jabatannya. Pengabaian stablecoin menarik perhatian langsung dari para pengamat. Selama sidang konfirmasi pertengahan April di depan parlemen, Shin telah mengambil posisi yang lebih terbuka. Dalam pernyataan tertulis yang diserahkan kepada anggota parlemen, ia menyatakan bahwa CBDC dan deposit tokens akan “berdampingan dengan stablecoins dengan cara yang saling melengkapi dan kompetitif,” dan bahwa setiap penerbitan stablecoin harus dimulai dengan bank yang diatur. Perubahan nada dari calon menjadi gubernur adalah disengaja, menurut para pengamat yang memantau proses tersebut. Shin membawa latar belakang internasional yang spesifik ke peran tersebut. Ia menjabat sebagai Penasihat Ekonomi dan kemudian Kepala Departemen Moneter dan Ekonomi di Bank for International Settlements dari tahun 2014 hingga awal 2026. Sebelum BIS, ia memegang jabatan akademis, termasuk posisi di Princeton University. Masa jabatannya di BIS tumpang tindih dengan beberapa eksperimen CBDC kolaboratif, termasuk proyek bersama sebelumnya yang melibatkan Korea Selatan. Sektor perbankan komersial akan mendapatkan posisi yang signifikan di bawah kerangka kerja Shin. Deposit tokens menempatkan bank komersial di pusat distribusi uang digital, memberi mereka peran langsung dalam keuangan yang dapat diprogram sambil tetap menjaga pengawasan bank sentral tetap utuh. Dinamika Squeeze: Mengapa Analis Mengatakan Kenaikan Bitcoin ke $79.500 Kurang Meyakinkan Bitcoin menambah $5.000 pada nilainya dalam 72 jam
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (Bitcoin.com)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:1e2c5837a1
Sumber:Bitcoin.com
Diterbitkan:2026-04-23 02:30:56
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar