Daftar beritaNominasi BeInCrypto 100 Institutional Awards: KuCoin untuk Best Trading Infrastructure
BeInCrypto2026-05-27 19:02:38

Nominasi BeInCrypto 100 Institutional Awards: KuCoin untuk Best Trading Infrastructure

ORIGINALBeInCrypto 100 Institutional Awards Nomination: KuCoin for Best Trading Infrastructure
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯4626 kata
Infrastruktur trading aset digital tidak lagi dinilai hanya berdasarkan kecepatan, likuiditas, atau volume bursa. Institusi kini membutuhkan eksekusi yang andal, pemisahan kustodi, fleksibilitas jaminan, data pasar yang transparan, dan infrastruktur yang dapat berkembang di bawah tekanan. KuCoin sedang membangun seputar kebutuhan tersebut. Bursa ini dinominasikan untuk Best Trading Infrastructure di BeInCrypto Institutional 100 Awards 2026. Gambaran Singkat Infrastruktur Trading KuCoin Nominasi ini berfokus pada arsitektur trading institusional KuCoin, termasuk Unified Trading Account, kerangka Off-Exchange Settlement, RWA Collateral Mirroring Solution, infrastruktur broker, konektivitas API, dan distribusi data pasar profesional. Bagi CEO KuCoin BC Wong, definisi infrastruktur trading telah meluas. "Di masa lalu, infrastruktur trading didefinisikan terutama oleh kecepatan dan likuiditas. Saat ini, kami percaya bahwa infrastruktur juga harus diukur berdasarkan kepercayaan, transparansi, ketahanan, dan akuntabilitas," kata Wong dalam wawancara dengan BeInCrypto. Pandangan tersebut mendasari filosofi "Trust First. Trade Next." dari KuCoin. Matching engine, API, dan likuiditas tetap penting, tetapi pasar institusional kini menuntut lebih banyak. Trader membutuhkan proof of reserves, perlindungan aset, opsi kustodi pihak ketiga, kontrol penyelesaian, dan eksekusi yang stabil selama kondisi pasar yang bergejolak. Membangun untuk Permintaan Tingkat Profesional Kasus infrastruktur KuCoin sebagian bertumpu pada skala. Platform ini mendukung lebih dari 1.000 mitra global di seluruh broker, platform fintech, market maker, dan manajer aset. Platform ini juga memiliki lebih dari 200 integrasi API institusional yang aktif. Wong menggambarkan ini sebagai pergeseran cara bursa beroperasi. "Seiring berkembangnya pasar kripto, bursa tidak lagi hanya melayani end user. Mereka semakin menjadi penyedia infrastruktur untuk broker, platform fintech, market maker, dan manajer aset," katanya. Hal itu membutuhkan apa yang disebut KuCoin sebagai deterministic scalability. Platform harus mempertahankan kualitas eksekusi yang stabil, latensi yang dapat diprediksi, dan kepastian operasional seiring bertumbuhnya permintaan profesional. KuCoin telah merespons dengan meningkatkan lapisan API dan SDK-nya, menstandardisasi dokumentasi, mendukung bahasa pemrograman utama, memperluas data pasar berbasis WebSocket, dan meningkatkan dashboard broker. Bagi broker dan perusahaan teknologi trading, ini mengubah konektivitas KuCoin menjadi koneksi infrastruktur yang dapat diulang alih-alih proyek rekayasa sekali pakai. Pemisahan Kustodi dan Jaminan RWA Kerangka Off-Exchange Settlement KuCoin merupakan bagian inti lain dari nominasi ini. Klien institusional dapat melakukan trading di KuCoin sambil menyimpan aset di qualified custodian. Integrasi kustodinya mencakup BitGo Singapore Go Network, Cactus Custody, dan Ceffu MirrorX. Hal ini membantu mengurangi risiko konsentrasi counterparty sambil tetap mempertahankan akses ke likuiditas KuCoin. Logika yang sama berlaku untuk RWA Collateral Mirroring Solution KuCoin, atau RCMS. Melalui RCMS, institusi dapat menggunakan tokenized real-world asset sebagai jaminan trading tanpa memindahkan aset dasar keluar dari struktur teregulasinya. UBS uMINT dan Asseto CASH+ keduanya didukung di dalam kerangka ini. Hal ini penting karena aset yang ditokenisasi bergerak dari kepemilikan pasif ke dalam alur kerja trading. Infrastruktur KuCoin memungkinkan posisi tokenized money market fund tetap berada di dalam wrapper kualifikasinya sambil dicerminkan sebagai jaminan yang dapat digunakan. Data sebagai Infrastruktur Trading Integrasi TradingView KuCoin menambah lapisan lain pada nominasi ini. Dengan data pasar KuCoin Futures yang terintegrasi ke dalam TradingView, trader profesional dapat menganalisis pasar derivatif melalui alat charting, alert, indikator, strategi Pine Script, dan alur kerja riset yang sudah dikenal. "Nilainya bukan sekadar charting yang lebih baik," kata Wong. "Integrasi ini memungkinkan trader profesional untuk memasukkan data pasar KuCoin ke dalam infrastruktur analitik mereka yang sudah ada, sehingga lebih mudah untuk membandingkan likuiditas, memantau kualitas pasar, dan membangun strategi trading yang lebih berbasis data." Itulah mengapa nominasi KuCoin cocok dengan kategori Best Trading Infrastructure. Bursa ini sedang dinilai sebagai sebuah trading stack: eksekusi, penyelesaian, konektivitas kustodi, desain jaminan, infrastruktur mitra, dan data pasar. BeInCrypto Institutional 100 Awards mengakui perusahaan-perusahaan yang membangun sistem yang dapat mendefinisikan fase berikutnya dari keuangan digital. Nominasi KuCoin mencerminkan perannya dalam membangun rel yang memungkinkan broker, institusi, dan trader profesional untuk mengakses pasar aset digital dengan kontrol yang lebih besar, konektivitas yang lebih baik, dan perlindungan operasional yang lebih jelas.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (BeInCrypto)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:3c2bd73546
Sumber:BeInCrypto
Diterbitkan:2026-05-27 19:02:38
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar