Daftar beritaARIQO melakukan debut Bangkok-nya di SEABW, menarik perhatian industri
CoinTelegraph2026-05-25 13:35:34

ARIQO melakukan debut Bangkok-nya di SEABW, menarik perhatian industri

ORIGINALARIQO makes its Bangkok debut at SEABW, drawing industry attention
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯4450 kata
ARIQO melakukan debutnya di Bangkok pada SEABW, menarik perhatian industri Canton Foundation, Toss, BitGo Termasuk di Antara Co-Host pada Acara Privat; Peluncuran Token Dijadwalkan pada Paruh Kedua 2026 25 Mei 2026 — Canton Foundation, Toss, BitGo Termasuk di Antara Co-Host pada Acara Privat; Peluncuran Token Dijadwalkan pada Paruh Kedua 2026. Pada 21 Mei, ARIQO, sebuah platform keuangan on-chain, melakukan penampilan publik perdananya di Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) di Bangkok. Pada hari yang sama di area konferensi, co-founder ARIQO Emanuel Escobar Duro (CBO) berbincang dengan tim dari Orca dan Viva Republica (Toss) tentang peran DeFi platform yang sedang bergeser dan lintasan adopsi RWA institusional. Arah luasnya, ia mencatat, sudah jelas — modal institusional sedang bergerak on-chain. Pertanyaan terbukanya adalah platform mana yang sebenarnya memiliki infrastruktur untuk menerimanya, dan dalam hal ini, lapangannya masih tipis. Malam itu, ARIQO menjadi tuan rumah acara networking privat, Alpha After Dark: Where Liquidity Meets Opportunity. Canton Foundation, Viva Republica (Toss), BitGo, Bitkub Exchange, dan BLOCKSTREET bergabung sebagai co-host. Berlangsung dari pukul 20.00 hingga tengah malam, pertemuan tersebut mempertemukan investor institusional, penyedia likuiditas, dan tim protokol. Percakapan berpusat pada tiga benang. Yang pertama adalah celah struktural di pasar RWA saat ini: permintaan institusional terhadap aset dunia nyata yang ditokenisasi sedang naik dengan cepat, tetapi infrastruktur untuk benar-benar memperdagangkan dan mengelolanya secara onchain masih dalam tahap awal. Yang kedua adalah masalah liquidity bootstrap — cold start yang terus dihadapi venue onchain baru, di mana tidak ada trader tanpa likuiditas dan tidak ada likuiditas tanpa trader, dan bagaimana memutus lingkaran tersebut. Yang ketiga adalah apa yang dibutuhkan agar modal institusional dapat masuk ke lapisan DeFi: transparansi struktur yield, audit smart contract, prediktabilitas manajemen modal — dan sejauh mana protokol saat ini benar-benar memenuhi standar tersebut. Para hadirin bertukar pandangan terbuka mengenai masing-masing. Sulit untuk membaca acara tersebut sebagai malam networking biasa. Fakta bahwa sebuah proyek yang masih berada sebelum peluncuran dapat menghadirkan Canton Foundation, Viva Republica (Toss), BitGo, Bitkub Exchange, dan BLOCKSTREET ke meja sebagai co-host menunjukkan kredibilitas yang sudah dibangun ARIQO. Diskusinya juga berbobot. Masalah-masalah nyata yang belum terselesaikan — celah struktural di RWA, cold start DEX, kondisi untuk arus masuk institusional — diletakkan di atas meja, dan para hadirin membicarakannya secara terus terang. ARIQO mendefinisikan dirinya bukan sebagai produk tunggal melainkan sebagai strategi infrastruktur keuangan tiga fase. Di mana kebanyakan proyek blockchain bekerja mundur dari peluncuran token, ARIQO membangun infrastruktur penghasil pendapatan terlebih dahulu dan menempatkan token di atasnya. Tim merangkum prinsipnya dalam satu baris: "Capital first. Flow second. Native market last." Fase pertama adalah Vault, yang akan diluncurkan pada Q3 tahun ini. Ia menjalankan beberapa stablecoin vault dengan profil risiko-imbal hasil yang berbeda, dan TVL yang terkumpul di sini menjadi basis modal untuk setiap fase yang mengikutinya. Tujuan pada tahap ini bukanlah memenangkan perlombaan APY, tetapi untuk pertama-tama menetapkan ARIQO sebagai platform yang mengelola modal secara andal. Fase kedua adalah Terminal, sebuah lapisan agregasi perdagangan yang duduk di atas exchange yang sudah ada. Pengguna tetap berdagang di Binance, OKX, dan venue yang sudah mereka gunakan; dengan terhubung melalui antarmuka ARIQO, rebate dioptimalkan di seluruh exchange dan dapat secara otomatis diinvestasikan kembali ke Vault. Pada tahap ini, ARIQO menyerap arus perdagangan eksternal ke dalam lapisannya sendiri tanpa membangun exchange baru. Yang terakhir adalah native RWA Perp DEX. Sebuah perpetuals exchange berbasis orderbook yang mencakup crypto, komoditas, indeks, dan aset dunia nyata sintetis, ia diluncurkan pada titik ketika TVL dari Vault dan basis trader dari Terminal sudah ada — sebuah desain yang secara struktural menghindari masalah cold start, bagian tersulit dari setiap peluncuran DEX. Pendapatan biaya pada tahap ini mengalir ke buyback $AQV dan kembali ke Vault, menutup loop penuh. TGE $AQV dijadwalkan pada paruh kedua tahun ini, setelah Vault dan Terminal aktif. CTO Julius Nielsen, yang memimpin implementasi teknis, dan CSO Daniel J. Aldridge, yang menangani strategi operasional, melengkapi tim bersama co-founder Jin Tang (COO) dan Emanuel Escobar Duro (CBO). Peluncuran Vault Q3 menandai langkah pertama dari strategi ini. Informasi resmi dan waitlist tersedia di ariqo.com, dengan pembaruan di @ARIQO_X.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (CoinTelegraph)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset1 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:3e80ca0616
Sumber:CoinTelegraph
Diterbitkan:2026-05-25 13:35:34
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar