Daftar beritaRupee India mencapai rekor terendah saat Wall Street mengamati angka 100
BeInCrypto2026-05-20 07:25:28 Bullish

Rupee India mencapai rekor terendah saat Wall Street mengamati angka 100

ORIGINALIndian Rupee Hits Record Low as Wall Street Eyes The 100 Mark
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯2094 kata
Rupee India jatuh ke rekor terendah sekitar 96,9 terhadap dolar AS pada hari Rabu. Manajer aset global memperingatkan bahwa penurunan menuju 100 per dolar telah menjadi skenario yang mungkin terjadi. Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru saat kejadian berlangsung. Rupee Anjlok ke Rekor Terendah 96,9 Saat Perang Iran Menghantam Mata Uang India. Penurunan hari Rabu memperpanjang tren negatif rupee menjadi sesi ke-8 berturut-turut. Mata uang tersebut kini telah kehilangan sekitar 6% sejak akhir Februari, ketika diperdagangkan di dekat 87 per dolar. Kerugian kumulatif sejak 2009 melebihi 50%. Lonjakan harga minyak mentah, perang AS-Iran yang menemui jalan buntu, dan lonjakan imbal hasil obligasi mendorong penurunan tersebut. Selain itu, BeInCrypto melaporkan bahwa investor portofolio asing telah menarik lebih dari $22 miliar dari saham India tahun ini. Menurut Bloomberg, perusahaan termasuk Aberdeen Investments, MetLife Investment Management, dan Gamma Asset Management SA memperkirakan rupee akan melemah lebih lanjut jika kebuntuan terus berlanjut. “Rupee tetap rentan terhadap depresiasi lebih lanjut, dan 100 terhadap dolar adalah ambang batas psikologis penting yang akan semakin difokuskan oleh investor,” kata Rajeev De Mello, manajer portofolio makro global di Gamma Asset. “Katalis paling langsung untuk menembus level tersebut adalah kenaikan harga minyak lebih lanjut.” Kebuntuan yang berkepanjangan meningkatkan tagihan impor minyak India dan mendorong investor menuju greenback yang lebih aman. Hal itu memperdalam tekanan konversi rupee. Sementara itu, ekonom Citi yang dipimpin oleh Samiran Chakraborty memperkirakan New Delhi akan mengambil langkah-langkah baru, termasuk kemungkinan pembatasan investasi bisnis ke luar negeri. Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar dan menaikkan bea impor emas untuk memperlambat arus keluar dolar. Perdana Menteri Narendra Modi telah mendesak warga untuk menghemat bahan bakar dan menghindari perjalanan luar negeri yang tidak penting. Dengan Selat Hormuz yang masih tertutup secara efektif dan imbal hasil US Treasury yang tinggi, rupee mungkin hanya mendapat sedikit kelegaan dalam waktu dekat. Hanya terobosan diplomatik atau perubahan kebijakan Federal Reserve yang kemungkinan akan mengatur ulang lintasan dolar. Berlangganan saluran YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (BeInCrypto)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:44667fe448
Sumber:BeInCrypto
Diterbitkan:2026-05-20 07:25:28
Kategori:bullish · Kategori ekspor bullish
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar