Daftar beritaTether, Georgia merencanakan stablecoin GELT yang didukung lari berdasarkan aturan baru
CoinTelegraph2026-05-25 10:30:37USDT

Tether, Georgia merencanakan stablecoin GELT yang didukung lari berdasarkan aturan baru

ORIGINALTether, Georgia plan lari-backed stablecoin GELT under new rules
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯3950 kata
Tether dan Georgia berencana meluncurkan stablecoin berbasis lari, GELT, di bawah aturan baru. Bank sentral Georgia merilis aturan stablecoin pada bulan Maret yang mencakup dukungan cadangan, dokumen penerbit, dan verifikasi auditor eksternal. Penerbit stablecoin Tether dan pemerintah Georgia berencana meluncurkan stablecoin bernama "GELT" yang akan merepresentasikan lari Georgia di bawah kerangka regulasi aset digital negara tersebut. Pada hari Senin, Tether mengatakan stablecoin tersebut diharapkan dapat mendukung perdagangan lintas batas dan pembayaran digital di Georgia. Perusahaan menyatakan bahwa struktur, peluncuran, dan implementasi regulasi GELT akan diumumkan pada tahap selanjutnya. Rencana ini dibangun berdasarkan upaya terbaru Georgia untuk mengembangkan aturan bagi aset digital dan stablecoin, termasuk kerangka kerja yang mencakup manajemen cadangan, hak penukaran, pengawasan penerbit, dan kepatuhan Anti-Money Laundering. Pada bulan Maret, National Bank of Georgia menyatakan telah mengembangkan aturan untuk penawaran awal "stable virtual assets," termasuk persyaratan untuk dukungan cadangan penuh, dokumen penawaran, dan verifikasi auditor eksternal. Perdana Menteri Georgia Irakli Kobakhidze mengatakan kemitraan dengan Tether akan membantu meletakkan dasar bagi dunia keuangan yang lebih terhubung dan transparan. Presiden National Bank of Georgia Natia Turnava mengatakan bank sentral menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari strateginya untuk memajukan infrastruktur keuangan digital. Pengumuman tersebut tidak menyebutkan siapa yang akan menerbitkan GELT secara hukum, di mana cadangan akan disimpan, atau apakah pemegang akan memiliki hak penukaran langsung. Perusahaan juga tidak memberikan jadwal peluncuran yang pasti. Tether mengakui permintaan komentar dari Cointelegraph. Cointelegraph telah menghubungi National Bank of Georgia untuk informasi lebih lanjut, namun tidak menerima tanggapan hingga berita ini diterbitkan. Georgia merilis aturan stablecoin pada bulan Maret Pada tanggal 6 Maret, National Bank of Georgia merilis aturan yang mencakup penerbitan stablecoin. Kerangka kerja tersebut menyatakan bahwa penawaran stablecoin di Georgia tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari National Bank. Aturan ini berlaku bagi penyedia layanan aset virtual, atau VASPs, yang terdaftar di bank sentral, sementara perusahaan yang tidak terdaftar sebagai VASPs harus mendapatkan pendaftaran sebelum melakukan penawaran stablecoin atau menyediakan layanan terkait. Bank sentral menyatakan bahwa stablecoin yang beredar harus didukung penuh oleh aset cadangan yang memenuhi persyaratan likuiditas dan kualitas kredit. Terkait: Tether membeli saham SoftBank di perusahaan Bitcoin Twenty One Capital Aturan tersebut juga mengharuskan penerbit untuk menyiapkan dokumen terkait penerbitan awal dan menyerahkannya untuk verifikasi auditor eksternal, menurut bank sentral. Regulator menyatakan bahwa kerangka kerja ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan konsumen, manajemen risiko, dan penyelarasan dengan standar internasional. GELT akan bergabung dengan jajaran stablecoin non-dolar Tether Stablecoin GELT akan bergabung dengan jajaran produk stablecoin spesifik mata uang Tether yang lebih kecil di luar produk unggulannya, USDT. Tether sebelumnya telah meluncurkan token yang dipatok ke peso Meksiko dan yuan Tiongkok lepas pantai, serta telah mengumumkan rencana untuk stablecoin yang dipatok ke dirham Uni Emirat Arab. MXNT yang dipatok ke peso Meksiko milik Tether diluncurkan pada tahun 2022 dengan dukungan awal di Ethereum, Tron, dan Polygon. CNHT yang dipatok ke yuan Tiongkok lepas pantai dibuat pada tahun 2019 dan kemudian diperluas ke Tron, sementara token dirham UEA yang direncanakan diumumkan pada tahun 2024 dengan dukungan dari cadangan likuid yang berbasis di UEA. Perusahaan juga telah mengembangkan produk stablecoin khusus pasar. Pada Januari 2026, Tether meluncurkan USAT sebagai stablecoin dolar yang diatur di AS yang ditujukan untuk pasar Amerika. Tether juga telah menghentikan beberapa stablecoin non-USDT sebelumnya. Perusahaan berhenti mencetak EURT yang dipatok ke euro dan mengatakan penukaran berakhir pada November 2025, sementara CNHT yang dipatok ke yuan Tiongkok lepas pantai dijadwalkan menjadi tidak dapat ditukarkan pada Februari 2027. Majalah: ETH bears growling, Tom Lee’s buying, XRP to ‘explode’: Market Moves Lebih lanjut mengenai topik ini
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (CoinTelegraph)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:4febb4e500
Sumber:CoinTelegraph
Diterbitkan:2026-05-25 10:30:37
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:USDT
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar