Daftar beritaNominasi BeInCrypto 100 Institutional Awards: KuCoin untuk Best Trading Infrastructure
BeInCrypto2026-05-20 09:18:20

Nominasi BeInCrypto 100 Institutional Awards: KuCoin untuk Best Trading Infrastructure

ORIGINALBeInCrypto 100 Institutional Awards Nomination: KuCoin for Best Trading Infrastructure
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯4626 kata
Infrastruktur perdagangan dalam aset digital tidak lagi hanya dinilai berdasarkan kecepatan, likuiditas, atau volume bursa. Institusi kini membutuhkan eksekusi yang andal, pemisahan kustodian, fleksibilitas agunan, data pasar yang transparan, dan infrastruktur yang dapat berskala di bawah tekanan. KuCoin sedang membangun berdasarkan kebutuhan tersebut. Bursa ini dinominasikan untuk Best Trading Infrastructure di BeInCrypto Institutional 100 Awards 2026. Snapshot Infrastruktur Perdagangan KuCoin Nominasi ini berpusat pada arsitektur perdagangan institusional KuCoin, termasuk Unified Trading Account, kerangka kerja Off-Exchange Settlement, RWA Collateral Mirroring Solution, infrastruktur broker, konektivitas API, dan distribusi data pasar profesional. Bagi CEO KuCoin BC Wong, definisi infrastruktur perdagangan telah berkembang. “Dulu, infrastruktur perdagangan didefinisikan terutama oleh kecepatan dan likuiditas. Hari ini, kami percaya infrastruktur juga harus diukur berdasarkan kepercayaan, transparansi, ketahanan, dan akuntabilitas,” ujar Wong dalam sebuah wawancara dengan BeInCrypto. Pandangan tersebut mendasari filosofi “Trust First. Trade Next.” milik KuCoin. Matching engine, API, dan likuiditas tetap penting, namun pasar institusional kini menuntut lebih. Trader membutuhkan bukti cadangan (proof of reserves), perlindungan aset, opsi kustodian pihak ketiga, kontrol penyelesaian, dan eksekusi yang stabil selama kondisi pasar yang volatil. Membangun untuk Permintaan Kelas Profesional Kasus infrastruktur KuCoin sebagian bergantung pada skala. Platform ini mendukung lebih dari 1.000 mitra global di seluruh broker, platform fintech, market maker, dan manajer aset. Platform ini juga memiliki lebih dari 200 integrasi API institusional yang aktif. Wong menggambarkan ini sebagai pergeseran dalam cara bursa beroperasi. “Seiring berkembangnya pasar kripto, bursa tidak lagi hanya melayani pengguna akhir. Mereka semakin menjadi penyedia infrastruktur bagi broker, platform fintech, market maker, dan manajer aset,” katanya. Hal itu membutuhkan apa yang disebut KuCoin sebagai skalabilitas deterministik. Platform perlu mempertahankan kualitas eksekusi yang stabil, latensi yang dapat diprediksi, dan kepastian operasional seiring dengan meningkatnya permintaan profesional. KuCoin telah merespons dengan meningkatkan lapisan API dan SDK-nya, menstandarisasi dokumentasi, mendukung bahasa pemrograman utama, memperluas data pasar berbasis WebSocket, dan meningkatkan dasbor broker. Bagi broker dan perusahaan teknologi perdagangan, ini mengubah konektivitas KuCoin menjadi koneksi infrastruktur yang dapat diulang, bukan sekadar proyek rekayasa sekali pakai. Pemisahan Kustodian dan Agunan RWA Kerangka kerja Off-Exchange Settlement milik KuCoin adalah bagian inti lain dari nominasi ini. Klien institusional dapat berdagang di KuCoin sambil tetap menyimpan aset di kustodian yang memenuhi syarat. Integrasi kustodiannya mencakup BitGo Singapore Go Network, Cactus Custody, dan Ceffu MirrorX. Ini membantu mengurangi risiko konsentrasi pihak lawan sambil tetap mempertahankan akses ke likuiditas KuCoin. Logika yang sama berlaku untuk RWA Collateral Mirroring Solution atau RCMS milik KuCoin. Melalui RCMS, institusi dapat menggunakan aset dunia nyata yang ditokenisasi sebagai agunan perdagangan tanpa memindahkan aset dasar keluar dari struktur yang diatur. UBS uMINT dan Asseto CASH+ keduanya didukung dalam kerangka kerja ini. Hal itu penting karena aset yang ditokenisasi sedang beralih dari kepemilikan pasif ke alur kerja perdagangan. Infrastruktur KuCoin memungkinkan posisi reksa dana pasar uang yang ditokenisasi untuk tetap berada di dalam wrapper yang memenuhi syarat sambil dicerminkan sebagai agunan yang dapat digunakan. Data sebagai Infrastruktur Perdagangan Integrasi TradingView KuCoin menambahkan lapisan lain pada nominasi ini. Dengan data pasar KuCoin Futures yang terintegrasi ke dalam TradingView, trader profesional dapat menganalisis pasar derivatif melalui alat charting, peringatan, indikator, strategi Pine Script, dan alur kerja riset yang familier. “Nilainya bukan sekadar charting yang lebih baik,” kata Wong. “Integrasi ini memungkinkan trader profesional untuk memasukkan data pasar KuCoin ke dalam infrastruktur analitik mereka yang sudah ada, sehingga lebih mudah untuk membandingkan likuiditas, memantau kualitas pasar, dan membangun strategi perdagangan yang lebih berbasis data.” Itulah mengapa nominasi KuCoin sesuai dengan kategori Best Trading Infrastructure. Bursa ini dinilai sebagai tumpukan perdagangan: eksekusi, penyelesaian, konektivitas kustodian, desain agunan, infrastruktur mitra, dan data pasar. BeInCrypto Institutional 100 Awards mengakui perusahaan-perusahaan yang membangun sistem yang dapat menentukan fase berikutnya dari keuangan digital. Nominasi KuCoin mencerminkan perannya dalam membangun
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (BeInCrypto)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:5231b9cffd
Sumber:BeInCrypto
Diterbitkan:2026-05-20 09:18:20
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar