Daftar beritaArthur Hayes Mengatakan Bull Market Bitcoin Telah Dimulai: $126,000 Adalah Target Berikutnya
NewsBTC2026-05-13 03:00:52 BullishBTC

Arthur Hayes Mengatakan Bull Market Bitcoin Telah Dimulai: $126,000 Adalah Target Berikutnya

ORIGINALArthur Hayes Says The Bitcoin Bull Market Has Begun: $126,000 Is Next
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯4229 kata
Alasan untuk percaya Bagaimana Berita Kami Dibuat Kebijakan editorial ketat yang berfokus pada akurasi, relevansi, dan ketidakberpihakan Penafian iklan Morbi pretium leo et nisl aliquam mollis. Quisque arcu lorem, ultricies quis pellentesque nec, ullamcorper eu odio. Arthur Hayes mengatakan bull market Bitcoin sudah dimulai, dengan argumen bahwa gelombang baru likuiditas dolar dan yuan yang terkait dengan pengeluaran AI, kebijakan masa perang, dan persenjataan kembali infrastruktur dapat mendorong BTC kembali ke $126.000. Dalam esainya tanggal 12 Mei, “The Butterfly Touch,” salah satu pendiri BitMEX dan chief investment officer Maelstrom membingkai kenaikan kripto berikutnya sebagai perdagangan likuiditas makro daripada sekadar cerita aset digital yang sempit. Klaim utamanya adalah bahwa pemerintah dan bank di AS dan China didorong menuju kondisi kredit yang lebih longgar oleh tiga kekuatan yang tumpang tindih: perlombaan senjata AI, eskalasi militer, dan pergeseran global dari rantai pasokan just-in-time. “Bull market dimulai dengan sungguh-sungguh ketika AS menyerang Iran pada 28 Februari,” tulis Hayes, yang mengaitkan kinerja Bitcoin yang unggul baru-baru ini dengan apa yang ia lihat sebagai awal dari rezim politik baru untuk penciptaan uang. Hayes Menunjuk pada AI, Perang, dan Ekspansi Fiat Hayes berpendapat bahwa pengeluaran infrastruktur AI telah menjadi prioritas keamanan nasional baik di Washington maupun Beijing. Menurut pandangannya, hal itu membuat pengekangan moneter menjadi sulit secara politis, karena AS dan China sama-sama melihat kecerdasan mesin sebagai penentu strategis. Ia mengatakan pembangunan AI sudah bergerak melampaui arus kas perusahaan teknologi besar dan masuk ke saluran kredit. Pergeseran itu penting bagi kripto, argumen Hayes, karena bank dan bank sentral akan ditekan untuk mendukung belanja modal bagi pusat data, pembangkit listrik, dan infrastruktur AI. “Namun saat ini, likuiditas dolar dan yuan akan terus meningkat. Dan Bitcoin serta kripto akan diuntungkan,” tulis Hayes. Esai tersebut sangat bergantung pada gagasan bahwa investasi AI secara struktural bersifat inflasi dan berpotensi memperkuat diri sendiri. Hayes menggunakan Jevons Paradox, dengan argumen bahwa kecerdasan yang lebih murah akan meningkatkan total konsumsi komputasi, dan “Red Queen Effect,” di mana perusahaan harus terus berbelanja karena peningkatan model pesaing dapat dengan cepat mendepresiasi investasi sebelumnya. Dalam pembacaan Hayes, siklus berakhir hanya ketika pasar menolak peristiwa pembiayaan AI besar atau ketika retorika politik dalam pemilihan presiden AS 2028 berubah tajam melawan inflasi yang didorong oleh AI. Sampai saat itu, ia memperkirakan kredit akan terus berkembang. Target Bitcoin: $126.000 Hayes mengatakan Bitcoin mencapai titik terendah awal tahun ini di $60.000 dan berpendapat bahwa kembali ke $126.000 sekarang adalah “kesimpulan yang sudah pasti.” Ia juga mengidentifikasi $90.000 sebagai level kunci di mana ia memperkirakan reli akan meningkat, dengan mengklaim bahwa penulis opsi call (call over-writers) dapat dipaksa untuk melakukan cover begitu strike tersebut ditembus. “Saya tidak tahu seberapa tinggi Bitcoin bisa naik,” tulisnya, seraya menambahkan bahwa Maelstrom akan membawa portofolionya ke “risiko maksimum” kecuali kondisi berubah secara material. Tesisnya tidak terbatas pada AI. Hayes juga berpendapat bahwa konflik AS-Iran dan gangguan pada aliran komoditas dapat mendorong pemerintah di luar AS untuk memikirkan kembali ketergantungan mereka pada aset keuangan dolar. Menurut esai tersebut, negara-negara yang sebelumnya menyimpan surplus dalam Treasuries atau ekuitas AS mungkin malah mengalihkan modal ke pertahanan, energi, pipa, cadangan makanan, dan infrastruktur fisik lainnya. Pergeseran itu, argumennya, akan memberi pembuat kebijakan AS insentif untuk menjaga kondisi keuangan tetap lebih mudah daripada yang seharusnya. Hayes menunjuk pada kemungkinan jalur swap dolar dan aturan modal bank yang lebih longgar sebagai alat yang dapat mengimbangi penjualan aset dolar oleh pihak asing tanpa memaksakan penyesuaian harga pasar yang mendadak. Hayes menutup esai tersebut dengan pesan risk-on yang lebih eksplisit untuk pasar kripto. Ia mengatakan sudah “waktunya untuk shitcoin,” menyebut HYPE milik Hyperliquid dan ZEC milik Zcash sebagai posisi yang sudah besar, sambil mengidentifikasi NEAR sebagai perdagangan pilihannya berikutnya. Tesis NEAR, katanya, akan diperluas dalam esai berikutnya dan akan berfokus pada narasi privasi yang dikombinasikan dengan Near intents. Hayes berpendapat bahwa ini dapat menciptakan
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (NewsBTC)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:622a7f68d9
Sumber:NewsBTC
Diterbitkan:2026-05-13 03:00:52
Kategori:bullish · Kategori ekspor bullish
Aset:BTC
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Arthur Hayes Mengatakan Bull Market Bitcoin Telah Dimulai: $126,000 Adalah Target Berikutnya | Feel.Trading