Daftar beritaBitcoin mengincar $75K setelah FOMC yang 'paling hawkish' saat harga minyak mencapai level tertinggi sejak 2022
CoinTelegraph2026-04-30 08:19:28 PopulerBTC

Bitcoin mengincar $75K setelah FOMC yang 'paling hawkish' saat harga minyak mencapai level tertinggi sejak 2022

ORIGINALBitcoin eyes $75K after 'most hawkish' FOMC as oil hits highest since 2022
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯3296 kata
Bitcoin mengincar $75K setelah FOMC yang "paling hawkish" saat harga minyak mencapai level tertinggi sejak 2022 Pergerakan harga Bitcoin tetap lemah karena perang AS-Iran menghasilkan pertemuan Fed yang merupakan "paling hawkish dalam beberapa tahun" dan harga minyak mendekati level tertinggi dalam empat tahun. Bitcoin (BTC) gagal mendapatkan kembali support baru pada hari Kamis saat harga minyak mencapai level tertinggi dalam hampir empat tahun. Poin-poin utama: - Bitcoin berjuang untuk memulihkan posisi yang hilang baru-baru ini karena faktor geopolitik membebani momentum. - Pasar spot minyak mentah UK Brent mencatat level tertinggi sejak Juni 2022. - Keputusan suku bunga Federal Reserve disebut sebagai yang "paling hawkish dalam beberapa tahun" oleh Chair Jerome Powell. Bitcoin jatuh setelah pertemuan Fed yang "paling hawkish" Data dari TradingView menunjukkan BTC/USD berada di kisaran $76.000, turun sekitar 2% dari level tertinggi hari sebelumnya. Grafik satu jam BTC/USD. Sumber: Cointelegraph/TradingView Kombinasi harga minyak yang tinggi dan pertemuan Federal Reserve AS yang "paling hawkish" dalam beberapa tahun membuat optimisme terhadap aset berisiko tetap rendah. Keduanya merupakan akibat dari perang AS-Iran yang sedang berlangsung, yang tidak menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. “Iran tidak bisa bertindak bersama. Mereka tidak tahu cara menandatangani kesepakatan non-nuklir. Mereka sebaiknya segera bertindak cerdas!” tulis Presiden AS Donald Trump dalam salah satu unggahan terbarunya di Truth Social. Sumber: Truth Social Di tengah ketegangan tersebut, harga spot minyak mentah Brent melampaui $120 per barel untuk pertama kalinya sejak Juni 2022. “Asia menghadapi krisis terburuk dalam sejarah dan Eropa hanya memiliki persediaan bahan bakar jet untuk beberapa minggu. Akibatnya, AS mengekspor minyak dalam jumlah rekor,” tanggap sumber perdagangan The Kobeissi Letter dalam sebuah unggahan di X. “Inflasi telah kembali.” Grafik satu bulan harga spot minyak mentah Brent. Sumber: Cointelegraph/TradingView Kekhawatiran inflasi menjadi salah satu faktor penentu bagi pejabat Fed pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) hari Rabu, di mana mereka membiarkan suku bunga tidak berubah. Meskipun pasar mengharapkan hasil tersebut, para komentator mencatat prospek yang memburuk untuk selera risiko akibat perubahan kebijakan Fed. Nic Puckrin, CEO dan salah satu pendiri platform edukasi kripto Coin Bureau, menggambarkan pertemuan FOMC — yang terakhir dengan Jerome Powell sebagai Chair — sebagai yang “paling hawkish dalam beberapa tahun.” “Untuk pertama kalinya sejak 1992, 4 anggota Federal Reserve tidak setuju dengan keputusan tersebut,” catatnya. Imbal hasil Treasury dua tahun AS versus futures suku bunga Fed. Sumber: Nic Puckrin/X Puckrin menyarankan bahwa kebijakan "soft landing" Fed terhadap inflasi juga telah hilang. “Suku bunga ditahan untuk pertemuan ketiga berturut-turut, tetapi arah perjalanannya baru saja berubah,” simpulnya. Sumber: Truth Social Trump mengulangi serangan terhadap Powell setelah keputusan tersebut, menyebutnya “terlambat” dalam memangkas suku bunga menjelang kemungkinan pengambilalihan oleh Kevin Warsh. Seperti yang dilaporkan Cointelegraph, Trump mengatakan bahwa dia “akan” kecewa jika Warsh tidak memangkas suku bunga pada pertemuan FOMC pertamanya di bulan Juni. Garis tren 21 hari harga BTC berada dalam keseimbangan Pergerakan harga BTC masih berhasil menghormati simple moving average (SMA) 21 hari di dekat $75.500 semalam. Garis support itu menjadi pertanyaan utama bagi sumber perdagangan Material Indicators pada kerangka waktu rendah. “Akankah support bertahan?” tanyanya dalam sebuah unggahan X bersama data likuiditas order-book untuk Binance. Data tersebut menunjukkan kelas order whale secara luas membeli saat harga turun (buy the dip), sementara kelas order yang lebih kecil mengurangi eksposur. Data order-book BTC/USDT (Binance) dengan order whale. Sumber: Material Indicators/X
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (CoinTelegraph)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:7a922d5188
Sumber:CoinTelegraph
Diterbitkan:2026-04-30 08:19:28
Kategori:hot · Kategori ekspor hot
Aset:BTC
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 1 Penting · 💬 0 Komentar