Daftar beritaBIS proyek menemukan tokenisasi dapat membuat pembayaran lintas batas lebih cepat, lebih aman
CoinDesk2026-05-27 14:45:14

BIS proyek menemukan tokenisasi dapat membuat pembayaran lintas batas lebih cepat, lebih aman

ORIGINALBIS project finds tokenization could make cross-border payments faster, safer
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯3464 kata
Proyek BIS menemukan tokenisasi dapat membuat pembayaran lintas batas lebih cepat dan aman Project Agorá, yang didukung oleh bank sentral utama, kini akan beralih ke pengujian "nilai riil" untuk menyelesaikan uang bank sentral dan deposito bank yang ditokenisasi di jalur blockchain. Yang perlu diketahui: - Project Agorá, yang didukung oleh Bank for International Settlements, menemukan bahwa menokenisasi cadangan bank sentral dan deposito bank komersial dapat secara signifikan meningkatkan kecepatan dan keandalan pembayaran lintas batas. - Dengan keterlibatan bank sentral utama seperti New York Fed, Bank of England, dan Bank of Japan, para anggota kini berencana untuk beralih dari simulasi ke pengujian transaksi nilai riil. - Tokenisasi semakin populer di kalangan perusahaan Wall Street untuk memodernisasi keuangan, dengan membawa aset seperti saham, obligasi, dan dana ke jalur blockchain. Sebuah eksperimen besar yang dipimpin oleh Bank for International Settlements (BIS) menemukan bahwa tokenisasi dapat membantu memperbaiki beberapa masalah terbesar dalam pembayaran lintas batas, mulai dari waktu penyelesaian yang lambat hingga rekonsiliasi yang mahal antar bank. Project Agorá, sebuah upaya bersama antara BIS, tujuh bank sentral, dan lebih dari 40 lembaga keuangan swasta, menyimpulkan bahwa cadangan bank sentral dan deposito bank komersial yang ditokenisasi dapat mendukung penyelesaian atomik lintas mata uang dan yurisdiksi. Penyelesaian atomik mengacu pada transaksi yang diselesaikan berdasarkan prinsip "semua atau tidak sama sekali", yang mengurangi risiko kegagalan satu sisi pembayaran lintas batas sementara sisi lainnya berhasil. Inisiatif ini melibatkan Federal Reserve Bank of New York, Bank of England, Bank of Japan, Swiss National Bank, dan bank sentral lainnya bersama dengan bank komersial besar serta perusahaan keuangan. Para peserta Project Agorá kini berencana untuk melangkah lebih jauh dari simulasi menuju pengujian transaksi nilai riil yang melibatkan beberapa mata uang dan lembaga. Bank of Canada juga bergabung dengan inisiatif ini minggu ini. Temuan ini muncul saat bank global dan manajer aset meningkatkan upaya tokenisasi mereka sendiri. DTCC, lembaga kliring Wall Street, berencana untuk meluncurkan infrastruktur penyelesaian tokenisasi untuk saham, ETF, dan U.S. Treasuries, sementara Nasdaq dan pemilik NYSE, Intercontinental Exchange, keduanya sedang mengembangkan sistem berbasis blockchain untuk saham yang ditokenisasi. Transfer lintas batas saat ini dapat berpindah antar beberapa bank perantara sebelum mencapai tujuannya, yang sering kali memakan waktu berhari-hari untuk diselesaikan dan menciptakan risiko operasional di sepanjang jalan. Menggunakan tokenisasi dan jalur blockchain dapat berarti lebih sedikit penundaan dan kegagalan pembayaran dalam sistem keuangan global, menurut laporan tersebut. BIS, yang sering digambarkan sebagai "bank sentral bagi bank sentral", telah menjadi semakin aktif dalam penelitian blockchain dan tokenisasi seiring dengan pemerintah dan perusahaan keuangan yang memikirkan kembali bagaimana uang dan sekuritas bergerak secara global. Namun, lembaga tersebut memperingatkan bahwa stablecoin — mata uang digital yang dipatok ke mata uang fiat yang diterbitkan di blockchain oleh perusahaan swasta — dapat menimbulkan risiko bagi sistem keuangan, dan mendesak untuk mempercepat upaya pengaturan sektor tersebut. Lainnya untuk Anda Seseorang yang mengetahui masalah ini memberi tahu CoinDesk bahwa fitur stablecoin telah diluncurkan ke 25% pengguna dan pada akhir minggu, semua pengguna akan memiliki akses. Yang perlu diketahui: - Cash App milik Block telah mulai meluncurkan pembayaran stablecoin USDC ke sekitar seperempat dari hampir 60 juta penggunanya, dengan rencana untuk menjangkau semua pengguna pada akhir minggu. - Langkah ini menandai perubahan besar bagi CEO Jack Dorsey, seorang pendukung bitcoin yang sudah lama, yang kini mengakui pelanggan...
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (CoinDesk)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:7bb0199658
Sumber:CoinDesk
Diterbitkan:2026-05-27 14:45:14
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar