Daftar beritaBig Tech AI Capex melampaui $650 miliar seiring laba Q1 yang melampaui ekspektasi menekan Bitcoin risk trade
BeInCrypto2026-04-29 20:28:16BTC

Big Tech AI Capex melampaui $650 miliar seiring laba Q1 yang melampaui ekspektasi menekan Bitcoin risk trade

ORIGINALBig Tech AI Capex Tops $650 Billion as Q1 Earnings Beats Pressure Bitcoin Risk Trade
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯2454 kata
Amazon, Meta, Microsoft, dan Alphabet semuanya melampaui perkiraan pendapatan Wall Street pada hari Rabu. Namun, rencana belanja modal yang agresif memicu aksi jual setelah jam kerja dan menekan aset berisiko yang berkorelasi dengan teknologi. Meta turun 6% setelah menaikkan panduan belanja modal 2026, sementara Microsoft dan Amazon melemah karena biaya pengembangan AI. Alphabet menjadi satu-satunya yang naik, didorong oleh kekuatan cloud. Laba Q1 Big Tech Menunjukkan Cloud Mendorong Pertumbuhan Amazon melaporkan penjualan bersih kuartal pertama sebesar $181,5 miliar, naik 17% dari tahun ke tahun. Laba per saham mencapai $2,78 dibandingkan estimasi $1,62. Peritel tersebut memproyeksikan penjualan kuartal kedua antara $194 miliar dan $199 miliar, jauh di atas konsensus. Pendapatan kuartal ketiga fiskal Microsoft mencapai $82,89 miliar, naik 18% dari tahun ke tahun, sementara pendapatan operasional naik menjadi $38,4 miliar. Bisnis AI Microsoft kini berjalan pada tingkat pendapatan tahunan sebesar $37 miliar, naik 123% dari tahun ke tahun. Meta mencatatkan pendapatan sebesar $56,3 miliar dan laba $10,44 per saham. Angka tersebut didorong oleh manfaat pajak satu kali sebesar $8 miliar. Alphabet membukukan pendapatan sebesar $109,9 miliar. Penjualan Google Cloud sebesar $20 miliar melampaui estimasi Wall Street hampir $2 miliar. Dorongan Capex AI Melampaui $650 Miliar Membuat Investor Khawatir Angka utama yang menjadi sorotan adalah belanja. Meta menaikkan panduan belanja modal setahun penuh 2026 menjadi antara $125 miliar dan $145 miliar. Perusahaan menyebutkan biaya komponen yang lebih tinggi dan penambahan kapasitas pusat data untuk beban kerja AI. Gabungan capex 2026 di keempat hyperscaler diperkirakan akan melebihi $650 miliar, menurut estimasi industri. Investor semakin khawatir bahwa depresiasi dan biaya operasional akan melampaui kontribusi pendapatan AI dalam jangka pendek. Ketegangan tersebut menjelaskan pergerakan setelah jam kerja. Penurunan 6% pada Meta dan penurunan 2,5% pada Microsoft mencerminkan pasar yang lebih fokus pada jadwal pengembalian modal daripada pencapaian pendapatan utama. Pasar Kripto Mengamati Dampak pada Aset Berisiko Bitcoin (BTC) telah mengikuti pergerakan Magnificent 7 dengan ketat sepanjang 2026. Data hari Rabu akan membantu membentuk sentimen jangka pendek di seluruh aset digital. Kekuatan cloud dan AI pada akhirnya dapat mendukung token yang terkait dengan narasi komputasi dan infrastruktur terdesentralisasi. Namun, kecemasan capex yang terus-menerus dapat menyeret aset berisiko yang berkorelasi dengan teknologi, termasuk Bitcoin dan Ethereum (ETH), hingga bulan Mei. Laporan Apple dan indeks PCE adalah agenda berikutnya. Sesi mendatang akan menunjukkan apakah investor menganggap pengeluaran $650 miliar ini sebagai disiplin atau sebagai langkah yang berlebihan.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (BeInCrypto)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:7d88d31786
Sumber:BeInCrypto
Diterbitkan:2026-04-29 20:28:16
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:BTC
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Big Tech AI Capex melampaui $650 miliar seiring laba Q1 yang melampaui ekspektasi menekan Bitcoin risk trade | Feel.Trading