Daftar beritaAnthropic dikabarkan berencana membeli chip AI buatan sendiri Microsoft "Maia 200"! Mematahkan monopoli komputasi Nvidia, harga saham MSFT naik 2%
動區 BlockTempo2026-05-21 12:47:48 Bullish

Anthropic dikabarkan berencana membeli chip AI buatan sendiri Microsoft "Maia 200"! Mematahkan monopoli komputasi Nvidia, harga saham MSFT naik 2%

ORIGINALAnthropic 傳擬採購微軟自研 AI 晶片「Maia 200」!打破 Nvidia 算力壟斷,MSFT 股價漲 2%
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1398 kata
Microsoft menantang hegemoni komputasi Nvidia! Menurut laporan The Information hari ini (21), raksasa AI Anthropic sedang dalam pembicaraan awal dengan Microsoft untuk menyewa chip Maia 200 yang dikembangkan sendiri oleh Microsoft guna menjalankan model Claude mereka. Langkah ini mendorong harga saham Microsoft naik 2% pada hari Kamis. Jika kesepakatan ini tercapai, ini akan menjadi titik balik krusial bagi Microsoft untuk beralih dari "pembeli chip" menjadi "penjual daya komputasi", yang tidak hanya akan mengurangi biaya cloud secara signifikan, tetapi juga memberikan alternatif hemat biaya bagi pelanggan selain Nvidia. (Konteks sebelumnya: Pembelian saham Q1 Trump terungkap: Membeli NVIDIA dan Apple senilai 750 juta dolar AS, menjual besar-besaran Microsoft, Amazon, dan Meta) (Latar belakang tambahan: OpenAI dan Microsoft menyepakati batas pembagian keuntungan 38 miliar dolar AS, menghemat ratusan miliar untuk meraih kebebasan IPO) Microsoft (NASDAQ: MSFT) dalam tata letak strategis infrastruktur perangkat keras AI akan segera mencapai terobosan kunci. Menurut laporan terbaru dari media teknologi The Information hari ini (21 Mei 2026), raksasa startup pengembang model AI ternama Claude, Anthropic, saat ini sedang dalam pembicaraan awal dengan Microsoft untuk menyewa sumber daya komputasi yang dilengkapi dengan chip server AI yang dikembangkan sendiri oleh Microsoft (terutama seri Maia). Terinspirasi oleh berita besar ini, harga saham Microsoft naik 2% selama perdagangan hari Kamis. Laporan tersebut menunjukkan bahwa fokus utama negosiasi kedua belah pihak adalah akselerator AI generasi kedua yang dirilis Microsoft pada Januari tahun ini, yaitu Maia 200. Chip yang dibuat berdasarkan proses 3nm TSMC ini, berbeda dengan GPU serba guna andalan Nvidia, Maia 200 akan memfokuskan seluruh kekuatannya pada "Inference". Ini berarti meskipun tidak cocok untuk melatih model besar baru dari awal, saat menjalankan model Claude yang ada, chip ini dapat memberikan kecepatan pemrosesan yang lebih cepat, konsumsi energi yang lebih rendah, dan efisiensi biaya yang sangat kompetitif dibandingkan perangkat keras Nvidia. Microsoft sebelumnya telah menerapkan chip Maia dalam layanan internalnya seperti Copilot. Jika kali ini berhasil mendapatkan Anthropic sebagai pelanggan indikator eksternal, ini akan menjadi tonggak sejarah penting bagi output eksternal chip yang dikembangkan sendiri oleh Microsoft. Faktanya, Anthropic sudah menjadi pelanggan besar layanan cloud Azure milik Microsoft. Dalam perjanjian akhir tahun 2025, Anthropic berkomitmen untuk membeli daya komputasi Azure hingga 30 miliar dolar AS (terutama masih berbasis arsitektur Grace Blackwell milik Nvidia). Namun, dengan pertumbuhan permintaan penggunaan model Claude yang eksplosif, Anthropic menghadapi kelaparan daya komputasi yang serius. Dengan memperkenalkan chip Maia milik Microsoft, Anthropic dapat mencapai tujuan strategis berikut: - Mendiversifikasi risiko rantai pasokan: Menerapkan strategi "multi-cloud + multi-silicon" untuk mengurangi ketergantungan ekstrem pada penguasa chip tunggal, Nvidia. - Menurunkan biaya operasional: Memanfaatkan efisiensi biaya Maia yang tinggi untuk menangani tugas inferensi harian yang besar. - Menyesuaikan perangkat keras masa depan: Menyewa chip yang ada membuka pintu kerja sama bagi kedua belah pihak, Anthropic diharapkan dapat berpartisipasi dalam umpan balik desain chip generasi berikutnya milik Microsoft di masa depan, guna menyesuaikan perangkat keras yang memenuhi kebutuhan spesifik mereka. Negosiasi transaksi ini secara mendalam mencerminkan lanskap kompetisi "daya komputasi adalah kekuasaan" di industri AI saat ini. Harga perangkat keras Nvidia yang mahal terus menggerogoti margin keuntungan penyedia cloud. Bagi Microsoft, jika berhasil meyakinkan Anthropic untuk mengadopsi Maia 200, ini tidak hanya akan membuktikan daya saing chip yang dikembangkan sendiri kepada pasar, tetapi juga memenangkan kembali posisi dalam perang cloud melawan Google (TPU) dan Amazon (Trainium). Ini menandai transformasi luar biasa Microsoft dari sekadar pelanggan yang "membeli chip Nvidia" menjadi penyedia infrastruktur kelas atas yang mampu mengekspor chip AI silikonnya sendiri.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (動區 BlockTempo)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:8c49eb45bc
Sumber:動區 BlockTempo
Diterbitkan:2026-05-21 12:47:48
Kategori:bullish · Kategori ekspor bullish
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar