Daftar beritaBitcoin gratis telah hadir! Tether mengumumkan peluncuran Bitcoin faucet, unduh dompet dan tweet untuk mendapatkan airdrop BTC
動區 BlockTempo2026-04-29 03:40:15BTCUSDT

Bitcoin gratis telah hadir! Tether mengumumkan peluncuran Bitcoin faucet, unduh dompet dan tweet untuk mendapatkan airdrop BTC

ORIGINAL免費比特幣來了!Tether 宣布啟動比特幣水龍頭,下載錢包發推即可獲得空投 BTC
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯2007 kata
Tether pada 29 April mengumumkan kampanye BTC faucet. Pengguna cukup mengunduh tether.wallet dan membalas tweet dengan menandai akun terkait untuk menerima sejumlah kecil BTC melalui Lightning Network—ini adalah pertama kalinya Tether secara aktif melakukan airdrop Bitcoin, bukan USDT. Hal ini didukung oleh ekosistem dompet self-custody yang baru resmi diluncurkan pada 14 April dan telah menjangkau 570 juta pengguna global, serta kepemilikan 97.000 BTC oleh Tether dengan keuntungan mengambang sebesar 2,1 miliar USD. (Ringkasan sebelumnya: Tether meluncurkan dompet self-custody resmi tether.wallet! Menawarkan fitur bebas biaya gas, alamat berbasis email, dan merangkul 570 juta pengguna global) (Latar belakang tambahan: Tether kembali membeli 951 BTC senilai 70 juta USD! Total kepemilikan menembus 97.000 BTC, mencatatkan keuntungan mengambang sebesar 2,1 miliar USD) Pengumuman kampanye BTC faucet ini memiliki langkah-langkah yang sangat sederhana: unduh tether.wallet, balas postingan resmi X Tether, dan tandai @btc serta nama pengguna tether.me Anda. Tether kemudian mengirimkan sejumlah kecil BTC langsung ke dompet melalui Lightning Network. Seluruh proses selesai dalam sepuluh menit dengan hambatan yang hampir nol. Namun, pertanyaannya adalah: Mengapa Tether melakukan airdrop BTC, bukan USDT? Untuk memahami masalah ini, kita harus memahami apa itu tether.wallet. Pada 14 April 2026, Tether secara resmi meluncurkan aplikasi dompet self-custody miliknya, hanya dua minggu yang lalu. Dompet ini memiliki tiga desain yang membedakannya dari sebagian besar dompet di pasar: - Alamat berbasis email: Menggunakan format [email protected] untuk menggantikan alamat hash panjang tradisional, mengurangi risiko kesalahan transfer. - Token bebas gas: Biaya transaksi langsung dipotong dari aset yang dikirim, tanpa perlu memegang ETH atau token asli rantai lain untuk membayar gas. - Basis 570 juta pengguna: Hingga Maret 2026, teknologi Tether telah menjangkau lebih dari 570 juta orang di seluruh dunia. Dompet ini adalah antarmuka bagi pengguna tersebut untuk beralih dari "penerima pasif USDT" menjadi "pengguna self-custody aktif". Aset yang didukung termasuk USD₮ (Ethereum, Polygon, Plasma, Arbitrum), XAU₮, USA₮, serta mainnet Bitcoin dan Lightning Network. Lightning bukanlah fitur tambahan—ini adalah inti dari strategi Tether. Lightning Network membuat kampanye faucet ini layak secara teknis. Biaya transaksi BTC di mainnet bisa dengan mudah menembus beberapa dolar saat jam sibuk; melakukan airdrop beberapa ratus satoshi akan menjadi bisnis yang merugi. Pembayaran mikro Lightning yang hampir gratis memungkinkan Tether mendistribusikan jumlah simbolis kepada pengguna dalam skala besar tanpa mengalami kerugian. Namun, strategi Tether terhadap Lightning jauh melampaui itu. Tether telah lama berinvestasi di proyek ekosistem seperti Lightning Labs dan Synonym, serta berpartisipasi mendalam dalam protokol Taproot Assets—protokol yang memungkinkan stablecoin beredar secara native di jaringan Lightning, mengubah Lightning dari "jalur pembayaran BTC murni" menjadi "infrastruktur lapisan kedua tempat BTC dan USDT beredar bersama". Dengan kata lain, Tether sedang mengikat bisnis stablecoin-nya secara mendalam dengan lapisan kedua Bitcoin. Ini bukan pertama kalinya Tether melampaui batas stablecoin. USDT awalnya lahir di Omni Layer milik Bitcoin, namun setelah ekosistem Omni meredup, Tether secara bertahap mengalihkan fokusnya ke rantai throughput tinggi seperti Ethereum dan Tron. Namun, Bitcoin tidak pernah benar-benar meninggalkan pandangan Tether—hanya saja bentuk dialognya berubah dari menerbitkan stablecoin menjadi membeli Bitcoin itu sendiri. Pada kuartal pertama 2026, Tether kembali membeli 951 BTC, dengan total kepemilikan menembus 97.000 BTC, dan keuntungan mengambang sekitar 2,1 miliar USD berdasarkan harga saat ini. BTC ini bukan sekadar sisa dari operasi keuangan, melainkan cadangan strategis yang jelas—Tether sedang mempertaruhkan posisi jangka panjang Bitcoin menggunakan neraca keuangannya sendiri. Airdrop BTC pertama kali, bukan USDT, terjadi dalam konteks ini. Kampanye airdrop Tether di masa lalu hampir seluruhnya dilakukan dengan USDT untuk mempromosikan penggunaan stablecoin; beralih ke BTC berarti Tether secara sadar memasukkan "pemegang Bitcoin" ke dalam ekosistem penggunanya, bukan hanya menganggap mereka sebagai calon pengguna USDT. Menghubungkan titik-titik ini, sinyalnya cukup jelas: Tether sedang mendefinisikan
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (動區 BlockTempo)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:969345f715
Sumber:動區 BlockTempo
Diterbitkan:2026-04-29 03:40:15
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:BTC, USDT
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar