Daftar beritaIndonesia memblokir total Polymarket! Pemerintah dengan keras mengecam "pasar prediksi" sebagai bentuk perjudian terselubung
區塊客2026-05-26 04:26:45

Indonesia memblokir total Polymarket! Pemerintah dengan keras mengecam "pasar prediksi" sebagai bentuk perjudian terselubung

ORIGINAL印尼全面封殺 Polymarket!政府怒斥「預測市場」是變相賭博
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1301 kata
Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia baru-baru ini mengambil langkah tegas dengan resmi memblokir platform pasar prediksi Polymarket. Karena hukum nasional Indonesia melarang keras segala bentuk perjudian, langkah ini juga menandakan bahwa tindakan pemerintah setempat terhadap perjudian online telah ditingkatkan secara menyeluruh. Direktur Pengawasan Ruang Digital Indonesia, Alexander Sabar, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa model operasional Polymarket melibatkan "taruhan dan spekulasi terhadap hasil yang tidak diketahui," yang jelas-jelas melanggar hukum Indonesia. Untuk membasmi hingga ke akarnya, otoritas tidak hanya memblokir situs web, tetapi juga mulai melacak secara menyeluruh akun media sosial yang terkait dengan Polymarket, demi memutus sepenuhnya konten dan pintu masuk lalu lintas terkait. Pernyataan tersebut juga mengisyaratkan bahwa pemblokiran Polymarket ini hanyalah permulaan. Pihak otoritas Indonesia sedang melakukan penyelidikan dan bersiap memblokir situs-situs lain yang menyediakan layanan serupa, terutama platform pasar yang melibatkan prediksi peristiwa, taruhan politik, atau spekulasi harga. Otoritas Indonesia menekankan bahwa langkah ini bertujuan untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda penduduk asli digital (digital natives), agar terhindar dari kerugian finansial akibat berpartisipasi dalam aktivitas spekulatif berisiko tinggi, sekaligus mengurangi risiko pelanggaran terhadap peraturan negara. Pemicu: Pengguna membuka prediksi "Kapan Presiden Akan Lengser" Menurut laporan Reuters, Polymarket pekan lalu mendadak terkenal di kalangan komunitas Indonesia, dengan pemicunya adalah munculnya "kontrak prediksi" yang sangat kontroversial di platform tersebut, yang memungkinkan netizen bertaruh memprediksi kapan Presiden petahana Prabowo Subianto akan "lengser," meskipun masa jabatan sahnya baru akan berakhir pada tahun 2029. Taruhan yang memicu kontroversi ini diluncurkan pada 21 Mei. Secara kebetulan, sehari sebelumnya, Prabowo baru saja mengumumkan kebijakan besar: berencana untuk sepenuhnya menempatkan ekspor komoditas yang sangat diperhatikan investor global seperti batu bara dan minyak sawit di bawah kendali terpusat pemerintah pusat. Terkait tindakan pemblokiran oleh pemerintah Indonesia, hingga saat ini Polymarket belum memberikan tanggapan resmi. Platform Pasar Prediksi Jadi Sasaran Berbagai Negara Indonesia bukanlah kasus tunggal. Di kancah internasional, semakin banyak negara yang memasukkan Polymarket dan platform lain yang mengusung "kontrak peristiwa" ke dalam daftar hitam, tren pengetatan regulasi global pun telah terbentuk. Pada April tahun ini, otoritas berwenang Brasil telah melepaskan tembakan pertama terhadap Polymarket dan platform sejenis lainnya, Kalshi, dengan alasan bahwa platform-platform tersebut tidak mematuhi regulasi perdagangan derivatif setempat, serta menimbulkan kekhawatiran besar dalam perlindungan investor dan pemeliharaan ketertiban pasar. Pejabat Kementerian Keuangan Brasil mengungkapkan bahwa dalam tindakan pemberantasan menyeluruh terhadap perjudian online, sekitar 28 platform serupa telah diblokir. Disusul pada bulan Maret, Argentina juga mengeluarkan larangan nasional. Pengadilan Buenos Aires secara langsung memerintahkan penyedia layanan internet (ISP), Google, dan Apple untuk sepenuhnya memblokir akses ke Polymarket. Otoritas Argentina menuduh situs tersebut, tanpa adanya verifikasi identitas dan pemeriksaan usia yang memadai (mekanisme KYC), pada dasarnya sama saja dengan situs perjudian ilegal tanpa izin. AS dan Jepang Sama-sama Khawatir, Tarik-Menarik Berkelanjutan antara Inovasi Finansial dan Regulasi Bahkan di AS yang relatif aktif dalam inovasi finansial, pasar prediksi tetap berada di area abu-abu hukum. Meskipun sikap pemerintah federal terhadap kontrak peristiwa terkesan agak lunak, pemerintah negara bagian setempat tidak menerimanya. Pada 22 Mei, Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan AS menolak permintaan Kalshi dan Polymarket untuk menangguhkan tindakan penegakan hukum di Negara Bagian Nevada dan Washington; otoritas regulator di kedua negara bagian ini bersikeras bahwa kontrak prediksi yang melibatkan acara olahraga pada hakikatnya merupakan produk perjudian tanpa izin. Meskipun menghadapi tekanan regulasi yang menggunung, langkah ekspansi internasional Polymarket tidak pernah berhenti, bahkan baru-baru ini telah merambah ke pasar Jepang. Namun, hukum Jepang yang berlaku saat ini juga memberlakukan pembatasan ketat terhadap taruhan politik dan kontrak prediksi terkait, sehingga apakah Polymarket dapat dengan lancar memperluas pasar Asia di masa mendatang, tampaknya masih akan menghadapi tantangan yang tidak kecil.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (區塊客)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:9fd56ec85b
Sumber:區塊客
Diterbitkan:2026-05-26 04:26:45
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar