Daftar beritaChainlink menjalin kesepakatan dengan DTCC untuk mengotomatisasi alur kerja agunan di seluruh blockchain global
Bitcoin.com2026-05-12 13:30:32LINK

Chainlink menjalin kesepakatan dengan DTCC untuk mengotomatisasi alur kerja agunan di seluruh blockchain global

ORIGINALChainlink Lands DTCC Deal to Automate Collateral Workflows Across Global Blockchains
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯4435 kata
Depository Trust and Clearing Corporation (DTCC) mengumumkan pada 12 Mei bahwa platform Collateral Appchain miliknya akan mengintegrasikan Runtime Environment dan standar data Chainlink untuk mengotomatisasi manajemen agunan di seluruh pasar keuangan dan blockchain, dengan target peluncuran pada Q4 2026. Chainlink Mendapatkan Kesepakatan DTCC untuk Mengotomatisasi Alur Kerja Agunan di Seluruh Blockchain Global Poin-Poin Utama - DTCC akan mengintegrasikan Runtime Environment Chainlink ke dalam Collateral Appchain miliknya, dengan target peluncuran produksi pada Q4 2026. - Platform ini mengotomatisasi alur kerja agunan untuk perusahaan yang memproses transaksi sekuritas senilai $4,7 kuadriliun pada tahun 2025. - Co-Founder Chainlink, Sergey Nazarov, mengatakan bahwa manajemen agunan adalah aplikasi utama sektor blockchain untuk keuangan tradisional (TradFi). DTCC Memilih Chainlink untuk Membangun Sistem Manajemen Agunan 24/7 untuk Pasar Global Collateral Appchain milik DTCC dibangun sebagai infrastruktur bersama yang dirancang untuk memodernisasi cara agunan berpindah antar pelaku pasar. Platform ini ditujukan untuk melayani penyedia agunan, penerima, manajer, agen tripartit, dan kustodian melalui fondasi yang umum dan dapat dioperasikan. Menurut pengumuman yang dibagikan kepada Bitcoin.com News, Runtime Environment Chainlink, yang dikenal sebagai CRE, akan menangani orkestrasi, akses data, dan otomatisasi untuk Appchain. Integrasi ini memungkinkan alur kerja otomatis yang mencakup pemeriksaan kelayakan, penilaian aset, margin, optimalisasi agunan, dan penyelesaian. Alih-alih membangun integrasi satu kali untuk setiap jenis data atau kelas aset baru, DTCC memilih CRE karena kerangka kerjanya yang dapat digunakan kembali. Desain tersebut memungkinkan Collateral Appchain untuk berekspansi ke berbagai kasus penggunaan agunan baru tanpa harus membangun ulang jalur data setiap saat. DTCC memproses transaksi sekuritas senilai $4,7 kuadriliun pada tahun 2025 dan memegang kustodian sekuritas dari lebih dari 150 negara senilai $114 triliun. Membawa skala tersebut ke dalam operasi agunan yang mendekati waktu nyata (near-real-time) merupakan perubahan signifikan dalam infrastruktur pasca-perdagangan. Standar data Chainlink akan mendukung pemasangan harga aset, penilaian, dan pergerakan agunan secara onchain. Tujuannya adalah untuk menghilangkan penundaan dalam cara risiko pasar dinilai dan ditindaklanjuti secara global. Nadine Chakar, Managing Director dan Global Head of Digital Assets DTCC, mengatakan bahwa perusahaan ingin mengaktifkan manajemen agunan 24/7 yang mendekati waktu nyata di seluruh pasar global dan blockchain. Ia menggambarkan integrasi CRE sebagai penyedia lingkungan onchain terpadu untuk harga aset, penilaian, dan data perjanjian agunan. Co-Founder Chainlink, Sergey Nazarov, mengatakan bahwa proyek ini membawa utilitas smart contract ke industri keuangan tradisional. Ia menyebut manajemen agunan sebagai aplikasi pembunuh (killer application) yang telah ditunggu-tunggu oleh keuangan institusional dari sektor blockchain. “Runtime Environment Chainlink akan memajukan manajemen agunan dan kapabilitas data DTCC karena dapat menyatukan dan mengatur banyak output penting dengan cara yang aman, pribadi, dan patuh,” ujar Nazarov. DTCC pertama kali mengungkap Collateral Appchain secara publik selama inisiatif Great Collateral Experiment miliknya. Platform ini sekarang sedang menuju peluncuran produksi yang dijadwalkan pada kuartal keempat tahun ini. CRE dibangun untuk beroperasi pada skala institusional, sebuah persyaratan untuk infrastruktur apa pun yang menyentuh operasi kliring dan penyelesaian DTCC. Arsitekturnya yang aman, pribadi, dan patuh dirancang untuk memenuhi standar pasar keuangan yang teregulasi. Standar data Chainlink menghadirkan format yang konsisten untuk data terkait agunan yang mengalir di antara blockchain dan sistem lama. Konsistensi pada lapisan tersebut mengurangi kesalahan rekonsiliasi dan mempercepat pergerakan aset antar pihak lawan. DTCC beroperasi dari 20 lokasi di seluruh dunia dan memproses lebih dari 25 miliar pesan perdagangan setiap tahun melalui layanan Global Trade Repository miliknya. Proyek Collateral Appchain miliknya menempatkan teknologi distributed ledger (DLT) di pusat alur kerja pasca-perdagangan tersebut untuk pertama kalinya. AWS Mengintegrasikan 3 Layanan Chainlink saat Peluncuran April Menargetkan Tumpukan Keuangan Ter-tokenisasi AWS Mengintegrasikan 3 Layanan Chainlink saat Peluncuran April Menargetkan Tumpukan Keuangan Ter-tokenisasi Chainlink Labs telah mencantumkan tiga layanan data oracle
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (Bitcoin.com)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:ae3ccfb1c6
Sumber:Bitcoin.com
Diterbitkan:2026-05-12 13:30:32
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:LINK
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar