Daftar beritaAnalis: BTC akan memasuki siklus baru yang melampaui saham, obligasi, dan emas, mengakhiri periode bottoming terlama dalam sejarah selama 142 hari
動區 BlockTempo2026-05-24 06:26:21BTC

Analis: BTC akan memasuki siklus baru yang melampaui saham, obligasi, dan emas, mengakhiri periode bottoming terlama dalam sejarah selama 142 hari

ORIGINAL分析師:BTC 將進入超越股債黃金新週期,終結史上最長 142 天墊底期
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1111 kata
Mantan kepala portofolio global Credit Suisse, Mark Connors, menunjukkan bahwa Bitcoin baru saja mengakhiri periode 142 hari berturut-turut sebagai aset dengan kinerja terburuk terhadap S&P 500 dalam sejarah. Dengan inflasi yang membandel, harga minyak yang tinggi, dan suku bunga yang tetap "lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama" (higher for longer), ia memperkirakan BTC akan kembali memasuki siklus yang melampaui kinerja saham, obligasi, dan emas. (Konteks sebelumnya: Analisis logika dimulainya, pelaksanaan, dan berakhirnya bull market BTC putaran ini: Apakah hukum siklus empat tahun telah terpatahkan?) (Latar belakang tambahan: Metaplanet meluncurkan pembiayaan ekuitas Bitcoin skala besar di Asia: Target membeli BTC senilai 5,4 miliar USD untuk menguasai 1% pasokan) Dalam sebuah wawancara, ia menyatakan: Kelemahan relatif Bitcoin terhadap S&P 500 selama 142 hari adalah rekor yang belum pernah terjadi sejak BTC lahir. Chief Investment Officer Risk Dimensions dan mantan kepala portofolio global Credit Suisse, Mark Connors, baru-baru ini mengatakan kepada media: "Saya pikir posisi terendah Bitcoin relatif terhadap pasar telah berakhir, dan ia sedang beralih dari fase konsolidasi ke fase kinerja yang melampaui pasar." Argumen inti Connors berpusat pada realitas bahwa posisi "aset defensif" tradisional sedang melonggar. CPI AS bulan April mencapai 3,8% dan PPI mencapai 6%, ekspektasi penurunan suku bunga terus mendingin, dan jalur suku bunga "higher for longer" dari Fed secara bertahap menjadi skenario dasar pasar. Dalam lingkungan ini, obligasi mengalami tekanan ganda; suku bunga kupon tidak dapat mengimbangi inflasi, dan ruang untuk keuntungan modal lebih dibatasi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga. Connors secara blak-blakan mengatakan: "Ketika pasar beradaptasi dengan lingkungan suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, fungsi obligasi sebagai aset defensif berada di bawah tekanan yang semakin besar." Harga minyak yang tinggi secara struktural adalah garis utama lainnya. Connors percaya bahwa ketegangan geopolitik dan harga energi yang tetap tinggi tidak hanya menjadi pendorong inflasi, tetapi juga memaksa modal untuk mencari instrumen yang dapat mengimbangi inflasi. Connors secara khusus menunjukkan analogi sejarah. Pada awal pandemi tahun 2020, emas melonjak lebih dulu, tetapi Bitcoin kemudian memulai rebound yang kuat dan akhirnya menyusul. Ia percaya struktur pasar tahun 2026 sangat mirip. "Emas telah menyelesaikan bagiannya," kata Connors, "Bitcoin sekarang sedang memulai pemulihannya." Narasi Connors tidak hanya berhenti pada tingkat ekonomi makro. Ia lebih lanjut menunjukkan bahwa integrasi AI dan teknologi blockchain menjadi kartu truf utama bagi perusahaan untuk melawan tekanan inflasi. "Satu-satunya cara untuk menembus tekanan inflasi adalah melalui teknologi," katanya. Seiring perusahaan mencari sistem terdesentralisasi untuk mendukung transaksi berbasis mesin dan proses otomatisasi, hubungan antara AI dan blockchain akan semakin dalam. Perspektif ini memperluas narasi Bitcoin dari sekadar "emas digital" ke ranah "infrastruktur produktivitas": dalam lingkungan inflasi tinggi dan suku bunga tinggi, aset yang dapat beresonansi dengan siklus peningkatan teknologi secara teoritis memiliki ketahanan yang lebih kuat. Connors tidak menutupi volatilitas jangka pendek dari jalur harga Bitcoin. Deskripsinya cukup lugas: "Bitcoin seperti biasanya, selalu yang pertama dipukul, tetapi juga selalu yang pertama bangkit." Ia memperkirakan bahwa seiring pasar terus berjuang di lingkungan "berita buruk yang terus berlanjut dan harga minyak yang membandel di level tinggi", kinerja Bitcoin yang melampaui saham dan pendapatan tetap akan berlanjut. Saat ini, harga BTC berada di sekitar 76.800 USD. Apakah kelemahan relatif selama 142 hari benar-benar berakhir, masih perlu diverifikasi oleh data selanjutnya.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (動區 BlockTempo)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:b053f20bc4
Sumber:動區 BlockTempo
Diterbitkan:2026-05-24 06:26:21
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:BTC
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar