Daftar beritaBadan pajak Korea Selatan membuka tender untuk alat pelacakan kripto
CoinTelegraph2026-04-21 12:47:49

Badan pajak Korea Selatan membuka tender untuk alat pelacakan kripto

ORIGINALSouth Korea tax agency opens bidding for crypto tracing tool
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯2375 kata
Menurut pemberitahuan pengadaan pemerintah, National Tax Service (NTS) Korea Selatan telah membuka tender untuk lisensi perangkat lunak guna melacak transaksi aset virtual sebagai bagian dari penegakan hukum penghindaran pajak. Pemberitahuan tersebut menyatakan bahwa kontrak tersebut adalah untuk "lisensi perangkat lunak pelacakan transaksi respons penghindaran pajak aset virtual," dengan anggaran sebesar 146,5 juta won (sekitar $99.500), termasuk pajak pertambahan nilai dan pengiriman dalam waktu 30 hari setelah penandatanganan kontrak. Pengajuan penawaran dijadwalkan pada 28 April hingga 30 April, dengan evaluasi proposal ditetapkan pada 7 Mei. Pemberitahuan pengadaan itu sendiri memberikan detail terbatas mengenai cakupan teknis perangkat lunak tersebut. Namun, mengutip seorang pejabat dari unit investigasi ilmiah NTS, outlet lokal ZDNet Korea melaporkan bahwa perangkat lunak tersebut akan memungkinkan para pejabat untuk memantau transaksi kripto secara real time, memvisualisasikan transfer antara alamat dompet dan exchange tertentu, serta mendukung penyelidikan terhadap aset tersembunyi, penghindaran pajak luar negeri, dan transfer warisan atau hadiah yang tidak dilaporkan. Tender ini menyusul laporan lokal sebelumnya bahwa Korea Selatan sedang mempersiapkan sistem pemantauan kripto berbasis AI yang lebih luas menjelang rencana penerapan pajak tahun 2027 di negara tersebut. Korea Selatan memperluas kemampuan penegakan hukum menjelang penerapan pajak kripto Dorongan badan pajak untuk mendapatkan alat pemantauan kripto tampaknya merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperluas kemampuan penegakan hukum saat negara tersebut bersiap menghadapi penerapan pajak kripto yang akan datang. Pada 12 Maret, media lokal The Korea Times melaporkan bahwa NTS membuka penawaran untuk sistem berbasis AI guna menganalisis data transaksi kripto. Badan tersebut dilaporkan bertujuan untuk membangun platform yang dapat memproses data perdagangan kripto dalam volume besar guna memantau potensi penghindaran pajak. Terkait: Gubernur Bank of Korea mendukung CBDC, token deposit dalam pidato pertama Penerapan pajak kripto Korea Selatan saat ini diperkirakan akan mulai berlaku pada Januari 2027 setelah beberapa kali penundaan. Berdasarkan kebijakan tersebut, keuntungan di atas 2,5 juta won (sekitar $1.700) akan dikenakan pungutan gabungan sebesar 22%, yang terdiri dari pajak penghasilan 20% dan pajak daerah tambahan sebesar 2%. Penerapan pajak ini masih diperdebatkan secara politis. Pada 19 Maret, partai oposisi utama Korea Selatan, People Power Party, mengusulkan untuk membatalkan rencana pajak atas keuntungan kripto, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai keadilan, pajak berganda, dan penegakan hukum. Majalah: 53 proyek DeFi disusupi, 50 juta token NEO bisa 'dikembalikan': Asia Express
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (CoinTelegraph)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:c5cfb4f362
Sumber:CoinTelegraph
Diterbitkan:2026-04-21 12:47:49
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar