Daftar beritaAnalis Memberikan Peringatan Bitcoin: Lonjakan di Atas $78,000 Ini Seharusnya Tidak Dipercaya
NewsBTC2026-04-20 22:30:18 PeringatanBTC

Analis Memberikan Peringatan Bitcoin: Lonjakan di Atas $78,000 Ini Seharusnya Tidak Dipercaya

ORIGINALAnalyst Sounds Bitcoin Warning: This Surge Above $78,000 Should Not Be Trusted
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯3531 kata
Alasan untuk percaya Bagaimana Berita Kami Dibuat Kebijakan editorial ketat yang berfokus pada akurasi, relevansi, dan ketidakberpihakan Penafian iklan Morbi pretium leo et nisl aliquam mollis. Quisque arcu lorem, ultricies quis pellentesque nec, ullamcorper eu odio. Rebound harga Bitcoin (BTC) terbaru di atas $78.000 telah memicu optimisme baru di seluruh pasar, karena sentimen investor telah berubah menjadi bullish. Namun, tidak semua pengamat pasar yakin bahwa momentum ini akan bertahan. Analis kripto Marmot memperingatkan bahwa lonjakan harga baru-baru ini mungkin menutupi kelemahan yang lebih dalam di baliknya, mendesak investor dan trader untuk tidak mempercayainya. Saat prakiraan bullish terus menyebar di seluruh pasar, Marmot meyakini para trader mungkin mengabaikan sinyal yang sering kali mendahului pembalikan tajam dan perubahan besar dalam arah pasar. Mengapa Reli Bitcoin di Atas $78.000 Bisa Menjadi Jebakan Marmot telah memperingatkan bahwa reli harga Bitcoin baru-baru ini bisa menjadi bull trap besar alih-alih breakout yang berkelanjutan. Menurutnya, rebound tersebut menyerupai pola distribusi klasik yang dirancang untuk mengguncang trader ritel sebelum penurunan tajam terjadi. Dalam postingannya di X, analis tersebut memperingatkan investor dan trader agar tidak mempercayai pantulan BTC di atas $78.000, karena pelaku pasar semakin menyerukan harga $100.000 bahkan ketika mata uang kripto tersebut mungkin masih berada dalam bear market. Ia berpendapat bahwa pergerakan pasar Bitcoin yang sebenarnya tetap tidak terdeteksi dan tidak diketahui oleh hampir 99% trader meskipun sentimen bullish terus meningkat. Mendukung prakiraan bearish-nya, Marmot menyoroti dua struktur identik pada grafik harga Bitcoin, yang menunjukkan bahwa mata uang kripto tersebut telah mengalami lonjakan harga yang masif antara Desember 2025 dan Januari 2026 setelah harga tertingginya sepanjang masa di atas $126.000. Pada saat itu, BTC membentuk pola triangle wedge, di mana harga naik ke kisaran antara $96.000 dan $100.000 sebelum terjadi penurunan harga yang masif ke bawah $65.000 pada Februari 2026. Grafik Marmot menunjukkan bahwa pola yang sama kini sedang terjadi secara real time. Bitcoin saat ini sedang bergerak di dalam triangle wedge konsolidasi antara kisaran $72.000 dan $80.000 setelah lonjakan harga baru-baru ini. Jika pola historis terulang, analis tersebut memperkirakan Bitcoin akan mengalami koreksi besar lainnya, kali ini turun ke kisaran $50.000. Ini akan mewakili penurunan lebih dari 33,5% dari level di atas $75.200, pada saat penulisan. Arus ETF dan Likuiditas Menambah Tekanan pada BTC Dalam postingannya, Marmot juga menunjuk pada beberapa faktor yang terus menambah tekanan pada harga dan prospek Bitcoin. Ia menunjuk pada aktivitas Spot Bitcoin ETF, mencatat bahwa mereka baru saja mencatat arus keluar terbesar dalam beberapa bulan. Ia menyatakan bahwa sekitar $300 juta ditarik dalam satu hari, dengan arus keluar juga terlihat di ETF Fidelity. Selain itu, sementara investor ritel terus membeli saat harga turun (buy the dip), Marmot berpendapat bahwa institusi justru menjual saat harga menguat. Alih-alih keluar sepenuhnya dari pasar, analis tersebut mengatakan bahwa pemain besar sedang merotasi modal ke tempat lain, sebagai bagian dari reposisi yang lebih luas. Marmot juga mengklaim bahwa dinding likuiditas yang diberlakukan oleh perusahaan investasi seperti BlackRock membantu menahan harga secara artifisial. Ia mencatat bahwa alasannya kemungkinan untuk menciptakan exit liquidity bagi smart money sementara permintaan dari trader yang lebih kecil tetap aktif. Meskipun Marmot mengakui bahwa penurunan harga Bitcoin mungkin tidak terjadi seketika, ia memperingatkan bahwa begitu likuiditas meninggalkan pasar, pergerakan sisi bawah mata uang kripto tersebut bisa terjadi dengan cepat dan parah. Akibatnya, ia mendesak para trader untuk tidak membeli di dekat puncak saat dana masih melakukan penyeimbangan kembali.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (NewsBTC)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:06eb97cd48
Sumber:NewsBTC
Diterbitkan:2026-04-20 22:30:18
Kategori:bearish · Kategori ekspor bearish
Aset:BTC
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar