Daftar beritaMing-Chi Kuo membocorkan: OpenAI akan meluncurkan ponsel AI "tanpa App"! Bekerja sama dengan MediaTek, Qualcomm, dan Luxshare Precision, produksi massal paling cepat tahun 2028.
動區 BlockTempo2026-04-27 12:45:40

Ming-Chi Kuo membocorkan: OpenAI akan meluncurkan ponsel AI "tanpa App"! Bekerja sama dengan MediaTek, Qualcomm, dan Luxshare Precision, produksi massal paling cepat tahun 2028.

ORIGINAL郭明錤爆料:OpenAI 將推「無 App」AI 手機!聯手聯發科、高通與立訊精密,最快 2028 量產
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1363 kata
Era App akan segera berakhir? Analis ternama Ming-Chi Kuo mengungkapkan bahwa OpenAI sedang merencanakan peluncuran "AI smartphone" bermerek sendiri, dengan menggandeng MediaTek, Qualcomm, dan Luxshare untuk membantu. Perangkat keras revolusioner ini akan sepenuhnya meninggalkan aplikasi (App) tradisional dan beralih menggunakan "AI Agents" untuk menjalankan tugas. Dengan menguasai lapisan dasar perangkat keras, OpenAI akan mampu melewati batasan Apple dan Google untuk menciptakan pengalaman AI yang mulus. Ponsel baru ini ditargetkan mulai diproduksi massal paling cepat pada tahun 2028. (Ringkasan sebelumnya: OpenAI merilis lima konstitusi AGI: AI tidak boleh dimonopoli oleh segelintir orang, pengorbanan dapat ditukar dengan ketahanan yang lebih besar) (Latar belakang: OpenAI menempuh jalur Michelin, DeepSeek menerapkan strategi makanan siap saji, persaingan hak penentuan harga AI antara AS dan Tiongkok memanas) Raksasa AI yang mendominasi lapisan perangkat lunak akhirnya memutuskan untuk terjun langsung membangun pintu masuk perangkat keras? Menurut laporan riset terbaru yang dirilis oleh analis ternama dari TF International Securities, Ming-Chi Kuo, OpenAI sedang aktif mempersiapkan peluncuran smartphone miliknya sendiri. Produk ini bukan sekadar memasukkan ChatGPT ke dalam ponsel, melainkan untuk merombak total logika penggunaan ponsel yang telah kita kenal selama lebih dari sepuluh tahun terakhir. Ming-Chi Kuo menunjukkan dalam laporannya bahwa nilai jual utama dari smartphone OpenAI ini terletak pada kemungkinannya untuk tidak bergantung sama sekali pada aplikasi (Apps) tradisional, melainkan menggunakan "AI Agents" untuk menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan oleh pengguna. Saat ini, Apple dan Google memegang kendali erat atas nadi ekosistem App dan hak akses sistem, yang sangat membatasi ruang gerak fungsi AI pihak ketiga. Ming-Chi Kuo menganalisis bahwa dengan membangun perangkat keras dan tumpukan sistem eksklusif, OpenAI akan mampu mendobrak batasan tersebut dan membiarkan AI berjalan di semua fungsi tanpa hambatan apa pun. Lebih penting lagi, dengan menyediakan perangkat keras secara langsung, OpenAI dapat memahami "Context" pengguna sepanjang waktu. Ini berarti perangkat dapat mempelajari kebiasaan pengguna lebih dalam daripada App tunggal dan mengumpulkan data tingkat dasar. Untuk mencapai kecepatan respons dan perlindungan privasi yang maksimal, ponsel tersebut akan menggunakan arsitektur gabungan "On-device models dan cloud-based large models" untuk memproses berbagai kebutuhan. Membangun ponsel bukanlah hal yang mudah, OpenAI memilih untuk beraliansi dengan pemasok perangkat keras papan atas di industri. Laporan tersebut mengungkapkan jajaran kerja sama yang kuat dan jadwal proyek ini: - Pengembangan chip bersama: OpenAI akan bekerja sama dengan raksasa desain chip MediaTek dan Qualcomm untuk mengembangkan chip smartphone eksklusif. - Manufaktur perakitan: Raksasa rantai pasokan Apple, Luxshare, akan menjadi mitra desain dan manufaktur bersama. - Jadwal produksi massal: Spesifikasi ponsel dan pemasok komponen diperkirakan akan diputuskan pada akhir tahun ini (2026) atau kuartal pertama 2027, dengan target produksi massal dimulai pada tahun 2028. Sebelum ponsel AI hadir, ambisi perangkat keras OpenAI akan dipelopori oleh produk lain. Direktur Urusan Global OpenAI, Chris Lehane, sebelumnya mengonfirmasi awal tahun ini bahwa perusahaan sedang merencanakan peluncuran produk perangkat keras pertamanya pada paruh kedua tahun 2026. Menurut berbagai sumber, perangkat perintis ini kemungkinan besar adalah "AI Earbuds" dengan desain unik. Dengan jumlah pengguna aktif mingguan ChatGPT yang mendekati angka 1 miliar, meluncurkan perangkat keras untuk penggunaan sehari-hari tentu menjadi jalan yang harus ditempuh OpenAI untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Faktanya, visi "masa depan tanpa App" sedang berkembang di kalangan teknologi, misalnya CEO merek perangkat keras Nothing, Carl Pei, sebelumnya juga secara terbuka menyatakan bahwa "App pada akhirnya akan menghilang". Akankah OpenAI berhasil memicu revolusi komputasi berikutnya melalui ponsel yang inovatif ini? Mari kita terus memantaunya.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (動區 BlockTempo)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:19e3473417
Sumber:動區 BlockTempo
Diterbitkan:2026-04-27 12:45:40
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Ming-Chi Kuo membocorkan: OpenAI akan meluncurkan ponsel AI "tanpa App"! Bekerja sama dengan MediaTek, Qualcomm, dan Luxshare Precision, produksi massal paling cepat tahun 2028. | Feel.Trading