Daftar beritaMicrosoft melonggarkan OpenAI! Kedua belah pihak mengubah perjanjian kerja sama: mematahkan monopoli cloud Microsoft Azure dan menghentikan pembagian keuntungan sepenuhnya
動區 BlockTempo2026-04-27 13:20:00

Microsoft melonggarkan OpenAI! Kedua belah pihak mengubah perjanjian kerja sama: mematahkan monopoli cloud Microsoft Azure dan menghentikan pembagian keuntungan sepenuhnya

ORIGINALMicrosoft 鬆綁 OpenAI!雙方修改合作協議:打破微軟 Azure 雲端壟斷、全面停止分潤
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1349 kata
Aliansi hegemoni AI melonggar! Microsoft dan OpenAI mengumumkan perubahan besar pada perjanjian kerja sama mereka, yang mengguncang industri. Berdasarkan aturan baru, OpenAI akan memutus eksklusivitas Azure yang telah berlangsung lama dan diizinkan untuk masuk ke "platform cloud mana pun" guna menyediakan layanan; pada saat yang sama, lisensi IP Microsoft terhadap OpenAI juga berubah menjadi non-eksklusif. Dari sisi finansial, Microsoft akan sepenuhnya berhenti membayar bagi hasil pendapatan kepada OpenAI, menandai langkah kerja sama kedua belah pihak ke tahap baru yang "lebih fleksibel dan tidak saling mengikat". (Konteks sebelumnya: Program "pensiun sukarela" pertama dalam sejarah Microsoft: 8.750 karyawan lama memiliki 30 hari untuk memutuskan, investasi AI terus berlanjut) (Latar belakang tambahan: Anthropic mengumumkan program keamanan siber Glasswing: bekerja sama dengan 12 raksasa termasuk Apple dan Microsoft, model terkuat Claude Mythos menemukan ribuan kerentanan) Aliansi bisnis paling berpengaruh di bidang kecerdasan buatan (AI) global secara resmi memasuki "tahap berikutnya" yang lebih fleksibel dan terbuka. Menghadapi langkah inovasi AI yang berubah dengan cepat, Microsoft dan OpenAI hari ini (27) mengeluarkan pernyataan bersama yang mengumumkan bahwa kedua belah pihak telah mencapai perjanjian revisi baru. Perjanjian ini bertujuan untuk menyederhanakan model kerja sama, tidak hanya memberikan kebebasan bagi kedua belah pihak untuk mengejar peluang pasar baru, tetapi juga membuat konsesi bersejarah yang signifikan pada saluran cloud dan ketentuan keuangan. Selama beberapa tahun terakhir, Microsoft Azure telah menaklukkan pasar cloud dengan keunggulan "penyedia eksklusif model OpenAI". Namun, keunggulan eksklusif ini akan segera menjadi sejarah. Berdasarkan perjanjian baru, meskipun Microsoft akan tetap mempertahankan statusnya sebagai mitra cloud "utama (primary)" OpenAI, dan produk baru OpenAI akan tetap "dirilis pertama kali (ship first)" di Azure (kecuali Microsoft tidak dapat atau memilih untuk tidak mendukungnya), terobosan terbesarnya adalah: OpenAI sekarang diizinkan untuk menyediakan semua produknya kepada pelanggan "penyedia cloud mana pun (any cloud provider)". Ini berarti pengguna perusahaan di masa depan sangat mungkin untuk langsung menggunakan model papan atas OpenAI di AWS atau Google Cloud. Pada saat yang sama, Microsoft akan terus memiliki lisensi IP atas model dan produk OpenAI hingga tahun 2032, namun lisensi tersebut telah resmi berubah dari "eksklusif" menjadi "non-eksklusif (non-exclusive)". Selain pelonggaran saluran cloud, kedua belah pihak juga melakukan restrukturisasi menyeluruh pada mekanisme bagi hasil keuangan bernilai miliaran dolar: - Microsoft berhenti membayar: Microsoft tidak akan lagi membayar bagi hasil pendapatan (Revenue share) apa pun kepada OpenAI. - OpenAI terus memberikan kontribusi: Sebaliknya, bagi hasil pendapatan yang dibayarkan OpenAI kepada Microsoft akan berlanjut hingga tahun 2030. Bagi hasil tersebut dilepaskan dari kemajuan teknologi OpenAI (seperti apakah AGI tercapai atau tidak), mempertahankan proporsi yang sama, tetapi akan dibatasi oleh "batas total (total cap)". Meskipun ketentuan komersial dilonggarkan secara signifikan sehingga kedua belah pihak tidak lagi "saling mengikat" dalam ekspansi pasar, ini tidak berarti aliansi Microsoft dan OpenAI akan pecah. Pengumuman tersebut menekankan bahwa Microsoft tetap menjadi "pemegang saham utama" dalam proses pertumbuhan OpenAI, dan ambisi kedua belah pihak dalam infrastruktur dasar tidak berkurang sedikit pun. Di masa depan, Microsoft dan OpenAI akan terus berkolaborasi secara mendalam dalam membangun pusat data generasi baru berskala "Gigawatts", bersama-sama meneliti chip AI generasi berikutnya (Silicon), serta menerapkan AI untuk mendorong bidang inti seperti keamanan siber. Analisis menunjukkan bahwa perjanjian revisi ini adalah kompromi sempurna bagi kedua belah pihak untuk memaksimalkan kepentingan masing-masing: Microsoft menghemat pengeluaran bagi hasil yang besar dan mengamankan lisensi teknologi inti; sementara OpenAI berhasil melepaskan belenggu cloud Microsoft, membersihkan hambatan terakhir untuk ekspansi komprehensifnya ke pasar tingkat perusahaan global.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (動區 BlockTempo)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:3937c5dd09
Sumber:動區 BlockTempo
Diterbitkan:2026-04-27 13:20:00
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar