Daftar beritaOrang India Akan Membayar Lebih Mahal untuk Emas Setelah Pemerintah Menaikkan Bea Masuk Menjadi 15%
BeInCrypto2026-05-13 06:03:38

Orang India Akan Membayar Lebih Mahal untuk Emas Setelah Pemerintah Menaikkan Bea Masuk Menjadi 15%

ORIGINALIndians Will Pay More for Gold After Government Hikes Duty to 15%
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯2288 kata
India telah menaikkan bea masuk emas dan perak menjadi 15% dari 6%. Hal ini secara tajam meningkatkan biaya pembelian emas batangan bagi konsumen emas terbesar kedua di dunia tersebut. Tarif baru ini menggabungkan 10% bea masuk dasar dengan 5% Agriculture Infrastructure and Development Cess. Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru saat kejadian berlangsung Membeli Emas di India Kini Menjadi Lebih Mahal Pemberitahuan dari Kementerian Keuangan membatalkan keputusan Juli 2024 yang memangkas bea efektif dari 15% menjadi 6%. BeInCrypto melaporkan bahwa Perdana Menteri Narendra Modi telah mengimbau warga beberapa hari sebelumnya untuk menunda pembelian emas selama setahun. Saham perhiasan India telah menyerap peringatan tersebut awal pekan ini. Titan, Senco Gold, dan Kalyan Jewellers masing-masing mencatatkan kerugian pada hari Senin setelah pernyataan perdana menteri di televisi. India menempati peringkat sebagai konsumen emas terbesar kedua di dunia setelah China. Penambangan domestik tetap relatif rendah, sehingga negara tersebut bergantung pada impor. Impor bulanan rata-rata mencapai 83 ton sepanjang Januari dan Februari 2026. Angka tersebut dibandingkan dengan rata-rata bulanan tahun 2025 sebesar 53 ton, menurut laporan World Gold Council yang diterbitkan bulan lalu. "Total permintaan emas di Q1 naik 10% y/y menjadi 151t, meskipun volume tetap 9% di bawah rata-rata jangka panjangnya. Dari segi nilai, permintaan hampir dua kali lipat, melonjak 99% y/y ke rekor INR2.275bn (US$25bn). Permintaan investasi yang kuat sebesar 82t, yang dipimpin oleh emas batangan, koin, dan ETF, lebih dari sekadar mengimbangi volume perhiasan yang lebih lemah (66t), sementara permintaan industri tetap stabil (2t)," bunyi laporan tersebut. Defisit perdagangan negara itu mencapai $330 miliar pada tahun fiskal 2026, dengan emas dan perak menyumbang hampir 11% dari total impor. Modi Memadukan Imbauan Publik Dengan Tindakan Tarif Imbauan Modi muncul seiring dengan perang Iran yang terus membebani ekonomi India. Selain mengurangi emas, ia mendesak warga India untuk membatasi konsumsi bahan bakar dan menerapkan kembali pengaturan kerja jarak jauh. Mata uang India terpukul hebat di tengah ketegangan geopolitik. Menurut Reuters, rupee kini menjadi mata uang utama Asia dengan kinerja terburuk tahun ini, setelah kehilangan hampir 5% nilainya sejak 28 Februari. Mata uang tersebut merosot ke rekor terendah baru di 95,7375 terhadap dolar kemarin, menembus titik terendah sebelumnya di 95,4325. Berlangganan saluran YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (BeInCrypto)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:3a031b6a7a
Sumber:BeInCrypto
Diterbitkan:2026-05-13 06:03:38
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Orang India Akan Membayar Lebih Mahal untuk Emas Setelah Pemerintah Menaikkan Bea Masuk Menjadi 15% | Feel.Trading