Daftar beritaAxios: Iran dan AS mencapai MOU perdamaian 60 hari! Selat Hormuz akan segera dibuka kembali, hanya menunggu anggukan terakhir dari Trump
動區 BlockTempo2026-05-28 13:36:44

Axios: Iran dan AS mencapai MOU perdamaian 60 hari! Selat Hormuz akan segera dibuka kembali, hanya menunggu anggukan terakhir dari Trump

ORIGINALAxios:美伊達成 60 天和平協議 MOU!荷姆茲海峽解封在即,只等川普最後點頭
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1317 kata
Setelah melalui berbagai gejolak selama berbulan-bulan, perjanjian damai yang nyata antara AS dan Iran akhirnya muncul ke permukaan! Menurut laporan eksklusif *Axios* hari ini (28), AS dan Iran telah berhasil mencapai konsensus mengenai "Memorandum of Understanding (MOU) 60 hari". Perjanjian ini menetapkan pelayaran tanpa batas di Selat Hormuz, menuntut Iran untuk membersihkan ranjau laut dalam waktu 30 hari, serta memulai negosiasi mengenai program nuklir dan pencabutan sanksi. Dikabarkan bahwa Iran telah setuju, namun Presiden AS Donald Trump belum menandatanganinya setelah menerima pengarahan, dengan menyatakan bahwa ia membutuhkan waktu beberapa hari untuk mempertimbangkannya. Ini adalah momen terdekat kedua belah pihak menuju perdamaian sejak perang pecah. (Konteks sebelumnya: Gedung Putih AS membantah "draf perjanjian damai" Iran: Sepenuhnya palsu, jangan mudah percaya pada berita bohong) (Latar belakang tambahan: Iran memperbarui kerangka "MOU AS-Iran": Menuntut dana beku sebesar 12 miliar USD, memungut biaya tol Selat Hormuz...) Setelah kekacauan akibat saling lempar pernyataan dan bantahan melalui media, perjanjian damai substantif antara AS dan Iran akhirnya mencapai terobosan besar. Menurut laporan eksklusif jurnalis senior *Axios*, Barak Ravid, hari ini (28 Mei 2026) yang mengutip dua pejabat AS dan seorang mediator regional, negosiator AS dan Iran telah mencapai kesepakatan substantif mengenai MOU berdurasi 60 hari. Tujuan dari perjanjian ini adalah untuk memperpanjang status gencatan senjata saat ini dan memberikan ruang bagi negosiasi program nuklir Iran yang rumit. Perkembangan ini dianggap sebagai "terobosan diplomatik paling signifikan" yang dicapai kedua belah pihak sejak perang pecah. Namun, memorandum ini masih terhambat di tahap akhir: Presiden AS Donald Trump belum memberikan persetujuan akhir. Laporan menunjukkan bahwa hingga sekitar hari Selasa (26) minggu ini, berbagai ketentuan perjanjian telah disepakati di meja perundingan, dan perwakilan kedua belah pihak segera mengirimkan draf tersebut kembali ke negara masing-masing untuk mencari persetujuan tingkat tinggi. Pejabat AS mengungkapkan bahwa pihak Iran kemudian membalas dengan menyatakan telah memperoleh otorisasi tingkat tertinggi yang diperlukan dan siap untuk menandatangani perjanjian (meskipun pejabat resmi Iran belum mengonfirmasikannya secara publik). Selanjutnya, tim negosiasi AS menyerahkan detail versi final perjanjian kepada Trump, namun Trump tidak langsung menandatanganinya. Dikabarkan bahwa Trump menyampaikan pesan kepada Iran melalui mediator: "Presiden membutuhkan waktu beberapa hari untuk berpikir." Mengingat masa awal perang, Trump dan tim stafnya berkali-kali mengira kesepakatan akan segera tercapai, namun akhirnya gagal karena berbagai variabel, yang mungkin menjelaskan sikap hati-hati Trump terhadap draf final kali ini. Berbeda dengan "draf palsu" (yang menuntut biaya tol dan 12 miliar USD) yang dirilis secara sepihak oleh media resmi Iran sebelumnya, menurut konten yang diungkapkan pejabat AS kepada *Axios*, MOU 60 hari yang nyata ini mencakup konsesi dan komitmen pragmatis dari kedua belah pihak: - Pelayaran tanpa batas: Pelayaran komersial di dalam selat akan kembali ke status "Unrestricted", dengan larangan tegas untuk memungut biaya tol dalam bentuk apa pun atau melakukan pelecehan. - Pembersihan ranjau laut: Iran harus berkomitmen untuk membersihkan semua ranjau laut yang dipasang di selat tersebut dalam waktu 30 hari. - Pencabutan blokade: Sebagai tanggapan, blokade Angkatan Laut AS terhadap selat tersebut akan dicabut secara bertahap, namun kecepatan pencabutan akan berbanding lurus dengan "tingkat pemulihan pelayaran komersial yang sebenarnya". - Komitmen nuklir Iran: Iran secara eksplisit berkomitmen untuk "tidak mengejar senjata nuklir". Dalam jendela negosiasi 60 hari ini, kedua belah pihak akan memprioritaskan diskusi tentang cara menangani *highly enriched uranium* yang saat ini dimiliki Iran dan aktivitas pengayaannya. - Pelonggaran sanksi AS: AS setuju untuk mendiskusikan kemungkinan pelonggaran sanksi dan pelepasan dana luar negeri Iran yang dibekukan selama masa negosiasi. - Bantuan kemanusiaan: Kedua belah pihak akan mulai mendiskusikan pembentukan mekanisme keamanan untuk membantu Iran mulai menerima kebutuhan pokok dan bantuan kemanusiaan. Saat ini, pasar minyak mentah dan keuangan global sedang menahan napas. Selama Trump mengangguk dan menandatanganinya, MOU 60 hari ini tidak hanya akan menekan tombol jeda bagi situasi di Timur
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (動區 BlockTempo)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset2 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:5ab165d7b5
Sumber:動區 BlockTempo
Diterbitkan:2026-05-28 13:36:44
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar