Daftar beritaSenat Republik menolak kritik terhadap CLARITY Act sebelum markup
Bitcoin.com2026-05-12 15:56:24

Senat Republik menolak kritik terhadap CLARITY Act sebelum markup

ORIGINALSenate Republicans Rebut CLARITY Act Criticism Before Markup
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯3865 kata
Partai Republik di Senate Banking Committee meluncurkan pembelaan terhadap CLARITY Act menjelang jadwal markup pada 14 Mei, menolak klaim bahwa rancangan undang-undang tersebut akan melemahkan hukum sekuritas, menciptakan celah, atau mengabaikan risiko keuangan terlarang. Mereka berpendapat bahwa undang-undang tersebut justru akan menetapkan otoritas regulator, mewajibkan pengungkapan, dan menambahkan perlindungan anti-penipuan di seluruh pasar aset digital. Partai Republik di Senat Membantah Kritik terhadap CLARITY Act Sebelum Markup Poin-Poin Utama - Partai Republik di Senat menolak klaim bahwa CLARITY Act akan melemahkan perlindungan investor. - RUU tersebut akan memperjelas otoritas SEC dan CFTC sekaligus menambahkan aturan pengungkapan dan anti-penghindaran. - Partai Republik mengatakan proposal tersebut menangani sanksi, pencucian uang, risiko DeFi, dan kekhawatiran keuangan terlarang asing. Partai Republik Menjawab Klaim tentang Hukum Sekuritas dan Keuangan Terlarang Partai Republik di Senate Banking Committee membela CLARITY Act menjelang jadwal markup pada 14 Mei setelah kritik berfokus pada perlindungan investor, kesenjangan regulasi, keuangan terlarang, decentralized finance (DeFi), dan tanggung jawab pengembang perangkat lunak. Tanggapan mereka menyusul publikasi teks RUU pada 11 Mei dan membingkai langkah tersebut sebagai alternatif untuk pengawasan yang terfragmentasi. Dalam siaran pers 12 Mei, para pembuat undang-undang menolak klaim bahwa proposal tersebut akan melemahkan hukum sekuritas. Mereka berpendapat bahwa sekuritas aset digital akan tetap berada di bawah otoritas Securities and Exchange Commission (SEC), sementara entitas yang tercakup akan menghadapi kewajiban pengungkapan, pembatasan penjualan kembali, dan persyaratan kepatuhan anti-penghindaran. Rilis tersebut juga menyajikan yurisdiksi SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sebagai masalah utama, dengan menekankan: “Warga Amerika berhak atas transparansi, keadilan, dan akuntabilitas terlepas dari teknologi yang terlibat.” Keuangan terlarang menjadi bagian utama lainnya dari sanggahan tersebut. Partai Republik berpendapat bahwa RUU tersebut akan membawa broker, dealer, dan bursa aset digital di bawah persyaratan Bank Secrecy Act, termasuk program anti-pencucian uang, pemantauan aktivitas mencurigakan, aturan identifikasi pelanggan, dan kepatuhan sanksi. Mereka juga menunjuk pada perluasan otoritas Treasury atas aktivitas aset digital asing berisiko tinggi yang terkait dengan kekhawatiran pencucian uang. RUU Menambahkan Aturan Konsumen dan Standar Penegakan Hukum Partai Republik di komite tersebut menggambarkan undang-undang tersebut sebagai produk dari lebih dari 10 bulan negosiasi bipartisan yang melibatkan regulator, pejabat penegak hukum, akademisi, dan peserta industri. Latar belakang tersebut digunakan untuk melawan klaim bahwa RUU tersebut ditulis untuk kepentingan industri daripada hasil kepentingan publik. Perlindungan konsumen juga menjadi bagian dari pembelaan. Proposal tersebut akan mewajibkan materi edukasi tentang risiko aset digital, standar pengungkapan, dan prosedur pelaporan penipuan. Regulator akan berkoordinasi mengenai tujuan literasi keuangan, sementara otoritas anti-penipuan akan tetap berlaku bersamaan dengan pembatasan penjualan kembali untuk aktivitas pasar aset digital. Partai Republik di Senate Banking Committee mengatakan: “CLARITY Act menggantikan ketidakpastian dengan aturan main yang jelas.” Bagian akhir dari tanggapan tersebut membahas kios, DeFi, dan pengembangan perangkat lunak. Kios aset digital akan menghadapi standar pendaftaran dan kepatuhan, termasuk peringatan, kontrol penipuan, periode penahanan, dan batas penarikan. Perantara terpusat yang berinteraksi dengan protokol DeFi akan menghadapi aturan manajemen risiko, sementara pengembang yang tidak mengendalikan dana pelanggan akan menerima perlindungan. Michael Saylor Mengatakan CLARITY Act Dapat Membuka Pasar BTC, MSTR, dan STRC Michael Saylor Mengatakan CLARITY Act Dapat Membuka Pasar BTC, MSTR, dan STRC Michael Saylor mengaitkan CLARITY Act dengan model modal bitcoin Strategy, dengan mengatakan aturan yang lebih jelas dapat mendukung BTC, STRC, dan yang terkait dengan MSTR… Baca Sekarang Michael Saylor mengaitkan CLARITY Act dengan model modal bitcoin Strategy, dengan mengatakan aturan yang lebih jelas dapat mendukung BTC, STRC, dan yang terkait dengan MSTR…
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (Bitcoin.com)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset6 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:789d9eaab3
Sumber:Bitcoin.com
Diterbitkan:2026-05-12 15:56:24
Kategori:Umum · Kategori ekspor neutral
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Senat Republik menolak kritik terhadap CLARITY Act sebelum markup | Feel.Trading