Daftar beritaLebih dari 100 perusahaan kripto menandatangani petisi yang mendesak: Senat AS harus segera meninjau "CLARITY Act"
區塊客2026-04-23 11:50:20

Lebih dari 100 perusahaan kripto menandatangani petisi yang mendesak: Senat AS harus segera meninjau "CLARITY Act"

ORIGINAL逾 100 加密企業連署呼籲:美國參議院應速審《CLARITY 法案》
Analisis Dampak AIGrok sedang menganalisis...
📄Artikel lengkap· Diambil secara otomatis oleh trafilaturaGemini 翻譯1047 kata
Di tengah percepatan perlombaan regulasi aset digital global, Kongres AS justru lamban dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, lebih dari 100 perusahaan kripto dan organisasi industri menandatangani surat bersama kepada Komite Perbankan Senat pada 23 April, mendesak percepatan proses legislasi "CLARITY Act", serta memperingatkan bahwa jika proses legislasi terus terhenti, AS berisiko kehilangan posisi dominannya dalam perlombaan global ini. Dalam surat bersama yang ditujukan kepada Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott, Senator senior dari Partai Demokrat Elizabeth Warren, dan Ketua Subkomite Aset Digital Cynthia Lummis, para pelaku industri kripto berpendapat bahwa tindakan administratif dari lembaga pemerintah saja tidak cukup untuk memberikan aturan yang stabil bagi pasar. Surat tersebut secara khusus menyoroti bahwa jika tidak ada legislasi, pasar mungkin akan kembali ke cara lama di era pemerintahan Biden, di mana SEC dan CFTC melakukan "regulasi melalui penegakan hukum" (regulation by enforcement) melalui serangkaian tuntutan hukum. Penandatanganan ini melibatkan lebih dari 100 perusahaan kripto, selain raksasa industri seperti Coinbase, Circle, Kraken, dan Ripple, juga mencakup modal ventura terkemuka seperti Andreessen Horowitz (a16z) dan Paradigm, serta perusahaan seperti Consensys, Anchorage Digital, dan Galaxy Digital. Selain itu, komunitas pengembang, asosiasi blockchain negara bagian, serta cabang universitas dari "Stand With Crypto" juga turut memberikan dukungan. Aliansi tersebut mengajukan 5 prioritas utama kepada para legislator dalam suratnya: - Mempertahankan mekanisme insentif konsumen untuk stablecoin pembayaran; - Memperjelas yurisdiksi SEC dan CFTC atas instrumen keuangan yang ditokenisasi; - Melindungi pengembang dan penyedia layanan teknologi terdesentralisasi; - Menyederhanakan aturan pengungkapan informasi; - Membangun standar federal yang seragam untuk menghindari regulasi yang terfragmentasi di setiap negara bagian. Surat tersebut menunjukkan bahwa yurisdiksi utama lainnya seperti Uni Eropa telah menerapkan kerangka regulasi kripto yang komprehensif. Jika AS terus menunda penyelesaian legislasi, hal ini dikhawatirkan akan mendorong modal, lapangan kerja, dan pengembangan teknologi ke luar negeri. CEO Crypto Council for Innovation, Ji Hun Kim, menekankan: "AS membutuhkan seperangkat aturan pasar aset digital yang jelas dan komprehensif. Ini adalah kompetisi global, dan AS harus tetap memimpin." Ia lebih lanjut menyatakan: "Komite Perbankan Senat dapat melanjutkan hasil kerja sama lintas partai selama bertahun-tahun, serta pengalaman sukses dari "GENIUS Act" tahun lalu untuk mendorong RUU ini, guna memberikan kejelasan regulasi, perlindungan konsumen yang kuat, serta jaminan yang matang bagi para pengembang. Memulai proses legislasi akan membawa kita lebih dekat untuk membangun seperangkat aturan yang tahan uji waktu, memastikan AS menjadi penentu standar bagi pasar aset digital global." Hingga saat ini, Komite Perbankan Senat belum memasukkan pembahasan "CLARITY Act" ke dalam agenda resmi, dan pasar sedang memantau dengan cermat langkah Kongres selanjutnya.
Status data✓ Teks lengkap telah diambilBaca artikel asli (區塊客)
🔍Peristiwa serupa dalam sejarah· Pencocokan kata kunci + aset3 berita
💡 Saat ini menggunakan pencocokan kata kunci + aset (MVP) · Akan ditingkatkan ke pencarian semantik embedding di masa mendatang
Informasi mentah
ID:12b3baf7eb
Sumber:區塊客
Diterbitkan:2026-04-23 11:50:20
Kategori:zh_news · Kategori ekspor zh
Aset:Tidak ditentukan
Voting komunitas:+0 /0 · ⭐ 0 Penting · 💬 0 Komentar
Lebih dari 100 perusahaan kripto menandatangani petisi yang mendesak: Senat AS harus segera meninjau "CLARITY Act" | Feel.Trading